Rusia Pukul Mundur Tentara Ukraina di Sievierodonetsk

9 Juni 2022 5:03
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Anggota angkatan bersenjata Ukraina melakukan penyamaran di dekat Donetsk, Ukraina, Minggu (22/5/2022). Foto: Carlos Barria/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Anggota angkatan bersenjata Ukraina melakukan penyamaran di dekat Donetsk, Ukraina, Minggu (22/5/2022). Foto: Carlos Barria/REUTERS
ADVERTISEMENT
Rusia masih terus menyerang Ukraina hingga Rabu (8/6). Sudah empat bulan sejak serangan awal dilakukan pada 24 Februari, belum ada tanda-tanda Rusia akan menghentikan serangan.
ADVERTISEMENT
Terbaru, Rusia memukul mundur tentara Ukraina di Sievierodonetsk, Luhansk.
"Pasukan kami sekarang hanya mengendalikan pinggiran kota. Tetapi pertempuran masih berlangsung," kata Gubernur Luhansk, Serhiy Gaidai, dikutip dari Reuters, Kamis (9/6).
Anggota angkatan bersenjata Ukraina beristirahat sembari memasak makanan di dekat Donetsk, Ukraina, Minggu (22/5/2022). Foto: Carlos Barria/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Anggota angkatan bersenjata Ukraina beristirahat sembari memasak makanan di dekat Donetsk, Ukraina, Minggu (22/5/2022). Foto: Carlos Barria/REUTERS
Luhansk saat ini hampir dikuasai penuh oleh Rusia. Ukraina hanya memegang kendali di pinggiran kota yakni di Lysychansk hingga Sungai Donets Siverskyi.
Kementerian Pertahanan Ukraina menjelaskan mengapa pasukan mereka di Luhansk dipukul mundur oleh Rusia. Pemicunya, mereka kalah dalam perlengkapan senjata.
"Pasukan Rusia memiliki peralatan 10 kali lebih banyak daripada pasukan Ukraina di beberapa bagian Sievierodonetsk," kata Kementerian Pertahanan Ukraina.
Oleh sebab itu, Kemhan Ukraina meminta bantuan dari negara lain untuk terus memasok senjata. Dengan begitu, pasukan mereka bisa terus bertempur dan merebut wilayah Luhansk.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengakui pecahnya pertempuran di Sievierodonetsk. Ia memastikan, tentara Ukraina akan berjuang mati-matian mempertahankan kota industri tersebut.
"Para pahlawan kami tidak akan menyerahkan posisi kita di Sievierodonetsk, kota yang pertempuran sengit terus terjadi," kata Zelensky.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020