Saat AS Berhenti Donasi ke WHO, China Beri Tambahan Dana Sebesar Rp 467 Miliar

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kantor WHO di Jenewa, Swiss. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Kantor WHO di Jenewa, Swiss. Foto: Shutter Stock

China pada Kamis (23/4) mengumumkan memberikan dana tambahan sebesar USD 30 juta atau setara Rp 467 miliar kepada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pengumuman tersebut disampaikan China, usai Amerika Serikat memutuskan menahan pemberian donasi kepada WHO. Presiden AS Donald Trump menyatakan, keputusan tersebut diambil lantaran WHO dituduh China sentris.

Keputusan AS sontak mendapat reaksi negatif dunia. Sebab, WHO kini berada di garis depan perjuangan melawan pandemi virus corona.

kumparan post embed

Terkait pemberian dana tambahan, juru bicara Kemlu China Geng Shuan memastikan donasi itu adalah bentuk komitmen China.

Ia berharap, dana tambahan bakal memperkuat sistem kesehatan di berbagai negara berkembang.

"Bantuan China kepada badan PBB adalah cerminan dukungan rakyat dan pemerintah terhadap WHO," kata Geng, seperti dikutip dari AFP.

Pekan lalu, Trump mengatakan bingung kenapa WHO China sentris padahal AS adalah pendonor terbesarnya.

Setiap tahunnya AS memberikan dana ke WHO sebesar USD 400 juta atau setara Rp 6,5 triliun per tahun.

embed from external kumparan

Trump juga menuding bila WHO memberikan laporan benar dan akurat saat virus corona merebak pertama kali di China, maka jumlah korban jiwa akibat COVID-19 di dunia tak akan sebesar ini.

Saat ini jumlah kasus corona di seluruh dunia mencapai 2.637.911 dan kematian sebanyak 184.235 jiwa.

WHO pun dalam berbagai kesempatan telah menolak tuduhan Trump terkait China sentris.

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

*****

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.