Saat Jokowi dan TGB Kompak Bagikan Buku untuk Korban Gempa di Lombok

Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi sejak Minggu (29/7) kemarin, tampak sibuk mendampingi Presiden Joko Widodo dalam kunjungan di NTB. Mulai menyambut di bandara, hingga kunjungan ke pesantren dan menemui warga.
Momen 'kemesraan' keduanya menuai beragam spekulasi. Wajar, karena TGB belakangan disorot soal sikap tegasnya mendukung Jokowi di Pilpres 2019. TGB bahkan keluar dari Demokrat atas polemik yang mengemuka.

Kali ini momen kedekatan Jokowi dan TGB ditunjukkan saat keduanya membagikan buku kepada korban gempa. Jokowi didampingi istrinya Iriana, begitu juga TGB didampingi istrinya, Erica Majdi.
Dalam kunjungan itu, Jokowi dan TGB juga kompak mengenakan kemeja lengan panjang warna putih yang digulung.

Kebersamaan dengan Jokowi ini juga diunggah oleh TGB di akun Instagramnya, @tuangurubajang. Pada caption foto, TGB menjelaskan posko pengungsian tersebut terletak di Lapangan Madayin, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur.
"Kami ingin memastikan penanganan tanggap bencana benar-benar berjalan baik dan cepat. Presiden juga mengajak dialog dengan warga masyarakat terdampak gempa, sehingga akhirnya mengerucut keputusan yang rumahnya rusak berat akan dibantu dana perbaikan sebesar Rp 50 juta," tulis TGB.

"Selain bantuan perbaikan rumah, kami juga membagikan paket sembako untuk warga dan buku-buku kepada anak-anak. Kami berharap bisa menguatkan moral dan mental anak-anak dalam menjalani musibah ini," lanjut dia.
Sementara itu Jokowi menyampaikan duka cita atas musibah yang menimpa NTB, Bali, Sumbawa, khususnya warga Lombok Timur. Jokowi lalu menegaskan nantinya rumah yang roboh akan dibangun kembali.

"Rumah-rumah yang roboh terutama yang rusak berat masih dalam proses verifikasi di kelurahan dan kecamatan. Nanti akan dikeluarkan oleh Pak Gubernur mengenai jumlah semuanya berapa dan segera paling lambat besok pagi, sesuai permintaan dari masyarakat, diberikan uang agar bisa dibangun rumah ini kembali," ucap Jokowi.
Saat meninjau tempat pengungsian, Jokowi sempat bertanya langsung kepada sejumlah warga yang mengalami kerusakan tempat tinggal. Dari hasil pengamatan itu, mayoritas warga diketahui membutuhkan bantuan pembangunan rumah kurang lebih Rp 50 juta untuk tiap kepala keluarga.

"Tadi saya sudah bertanya kalau bangun lagi habisnya berapa, rata-rata Rp 50-an juta. Nanti akan dibantu per rumah kira-kira Rp 50-an juta dan akan segera ditindaklanjuti oleh Kepala BNPB, disupervisi oleh Kementerian PU, dan diawasi oleh Pak Gubernur serta Pak Bupati," tegas Jokowi.
