Saat Megawati Tanggapi Joe Biden soal Jakarta Akan Tenggelam: Apa Otoritasnya?
ยทwaktu baca 2 menit

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengomentari pernyataan Presiden AS Joe Biden yang menyebut Jakarta kemungkinan akan tenggelam 10 tahun lagi. Megawati bahkan sempat membicarakan hal ini dengan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.
"Sampai Presiden Amerika Joe Biden itu bikin statement. Saya sampai bilang sama Hasto. Halah halah, To, pasti, deh, entar rakyat kita, opo-opo pejabat langsung ribut karena yang ngomong presiden Amerika. Urusan global warning, urusan lingkungan, terus nyebut Indonesia," kata Megawati dalam acara Pelatihan Mitigasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami, Rabu (4/8) kemarin.
Megawati mengaku heran mengapa pernyataan itu disampaikan Joe Biden. Meski demikian, Megawati sudah melaporkan apa yang disampaikan Joe Biden soal Jakarta kepada Presiden Jokowi.
"Untuk apa presiden Amerika, seorang presiden Amerika dalam cerita dia dan itu entah di Kementerian Pertahanan, kalau ada yang saya baca ada yang bilang di Badan Intelijennya yang bilang begitu. Spesifik, loh, [menyebut] Indonesia. Kalau enggak gini Indonesia akan tenggelam 10 tahun lagi," tuturnya.
"Saya cuma garuk-garuk kepala. Apakah yang harus kita lakukan? Itu sudah saya laporkan ke presiden. Presiden dengar atau enggak ada berita gini, begitu," lanjutnya.
Megawati juga sempat memanggil Sekretaris Kabinet Pramono Anung terkait pernyataan Joe Biden. Menurut Megawati, Amerika sebetulnya tidak ada otoritas untuk menyatakan Jakarta bisa tenggelam.
"Saya panggil Pram. Pram iki piye toh? Ini presiden Amerika ngomong Indonesia enggak ada. Rasanya tak suruh bukain ada enggak, toh, ini mungkin ada negara lain. Bingung saya. Saya bingung, loh. Apa otoritasnya presiden Amerika?" tanya Megawati.
Meski demikian, Megawati menyebut apa yang disampaikan Joe Biden niatnya baik untuk Indonesia.
"Tapi itu, kan, baik. Sahabat kita. Niat toh. Cuma, kan, enggak enak kalau enggak dikerjain gitu. Kayaknya kok wes tenggelam wae kabeh," ujarnya.
Lebih lanjut, Megawati menjelaskan selama ini masyarakat berpikir pulau-pulau di Indonesia akan tenggelam. Padahal sebetulnya permasalahannya karena air laut yang semakin naik.
"Padahal pulaunya, ya, di situ. Yang jadi disasternya naiknya air laut. Pikirnya pulau-pulau kita tenggelam. Bukan, salah. Katanya emang..... opo yo, bingung saya sendiri. Pulaunya stay, ada. Air lautnya yang naik," pungkasnya.
