Sahabat Ganjar Bagi-bagi Paket Sembako untuk Bantu Warga Jakarta saat PPKM

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Relawan Sahabat Ganjar membagikan paket sembako di sejumlah titik di Jakarta. Foto: Dok. Sahabat Ganjar
zoom-in-whitePerbesar
Relawan Sahabat Ganjar membagikan paket sembako di sejumlah titik di Jakarta. Foto: Dok. Sahabat Ganjar

Relawan Sahabat Ganjar menyambangi sejumlah titik di wilayah Jakarta untuk membagi-bagikan paket sembako. Diharapkan, paket sembako yang diberikan dapat membantu masyarakat di tengah situasi PPKM akibat pandemi COVID-19.

Lokasi-lokasi yang dikunjungi relawan Sahabat Ganjar Pranowo dimulai dari Kecamatan Pasar Minggu (Jakarta Selatan), Kecamatan Pulogadung (Jakarta Timur), dan Kecamatan Grogol Petamburan (Jakarta Barat).

Ketua DPW Sahabat Ganjar DKI Jakarta, Imron Rosyidi, mengatakan, penerapan PPKM secara langsung ikut berdampak terhadap masyarakat. Sehingga, pihaknya bergerak untuk melakukan aksi bagi-bagi sembako.

Relawan Sahabat Ganjar membagikan paket sembako di sejumlah titik di Jakarta. Foto: Dok. Sahabat Ganjar

“Kehadiran relawan Sahabat Ganjar dengan membagikan paket sembako kepada masyarakat, diharapkan dapat membantu kebutuhan pangan masyarakat, semoga dapat bermanfaat bagi penerimanya,” ujar Imron, Selasa (15/2).

Imron mengungkapkan, paket sembako yang dibagikan untuk masyarakat berisi kebutuhan bahan pangan sehari-hari, seperti beras, minyak goreng, gula dan lainnya.

Warga menunjukan aplikasi usai mendapat bantuan paket sembako dari relawan Sahabat Ganjar di Jakarta. Foto: Dok. Sahabat Ganjar

"Yang kami bagikan ada sebanyak 100 paket sembako. Sekali lagi, semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat. Jangan lupa juga tetap jaga protokol kesehatan di mana pun," tutup Imron.

Untuk diketahui, sebagai relawan yang melek teknologi, Sahabat Ganjar juga menggunakan aplikasi 'Sahabat Ganjar' di setiap kegiatan. Nantinya, aplikasi ini akan mendata penerima bantuan sebagai dukungan untuk Ganjar Pranowo dalam menaikkan elektabilitasnya jelang Pilpres 2024.