Said Abdullah: Perkiraan Saya Reshuffle Kabinet Prabowo 3-4 Bulan Lagi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Said abdullah. Foto: x@MH_SaidAbdullah
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Said abdullah. Foto: x@MH_SaidAbdullah

Isu Presiden Prabowo Subianto bakal segera melakukan reshuffle perdana kabinet pemerintahannya belakangan menguat.

Terkait hal ini, Ketua DPP PDIP Said Abdullah menilai, Prabowo tak perlu terburu-buru melakukan reshuffle di 100 hari kerjanya.

“100 Hari sebenarnya bagi presiden sudah cukup. Namun nampaknya Bapak Presiden kita akan melihat, katakanlah, 3 atau 4 bulan lagi, menurut perkiraan saya, untuk dilakukan reshuffle,” kata Said saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (7/2).

kumparan post embed

Namun, jika bicara kebutuhan, menurut Said, Prabowo perlu melakukan penyegaran di kabinetnya. Sebab, ia menilai masih ada menteri yang tertatih-tatih tidak bisa mengikuti kecepatan Prabowo.

“Kalau melihat orkestrasi dari jajaran kementerian, memang saya berharap presiden dan hari ini bisa mengevaluasi para menteri di kabinetnya dan ada yang tertatih-tatih, ada yang gagap untuk mengikuti irama presiden yang begitu cepat,” kata Said.

Presiden Prabowo pimpin Sidang Kabinet Paripurna, Istana Kepresidenan, Jakarta, 22 Januari 2025. Foto: X/@prabowo

Bahkan ia mengatakan ada menteri yang mengeluarkan kebijakan yang justru membebani Prabowo sebagai presiden.

“Bahkan ada menteri yang membuat kebijakan justru kebijakannya membebani Bapak Presiden,” katanya.