News
·
27 Agustus 2020 19:55

Saksi Sebut Meletusnya Lumpur Wisata Geologi Kesongo Blora Bagai Bumi Runtuh

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Saksi Sebut Meletusnya Lumpur Wisata Geologi Kesongo Blora Bagai Bumi Runtuh (40886)
Lokasi lumpur di Wisata Geologi Kesongo Blora yang meletus. Foto: Dok. Istimewa
Peristiwa meletusnya kawah lumpur panas di Wisata Geologi Kesongo di kawasan KPH Randublatung, Dukuh Sucen, Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, membuat kaget banyak orang.
ADVERTISEMENT
Ada belasan kerbau milik warga yang hilang bak ditelan bumi. Selain itu, 4 orang dikabarkan mengalami keracunan lantaran menghirup asap letusan Kesongo.
"Informasi terakhir pada 3 tahun yang lalu sempat pula menewaskan seseorang," kata anggota Polhut Resot Pemangkuan Hutan Padas, Agus Rimbawanto, Kamis (27/8).

Agus menyebut, dentuman keras suara gemuruh letusan Kesongo diibaratkan seperti bumi runtuh. Sampai-sampai saat peristiwa hari ini terjadi, dirinya pegangan erat di kayu jati.

Saat kejadian, menurut Agus, dengungannya terdengar hingga lebih dari 12 kilometer. Agus mengatakan, letusan di Kesongo kali ini adalah terbesar dibanding sebelum-sebelumnya.
Danramil 11/Jati, Lettu Inf Maningsun, yang ikut serta bertandang bersama anggotanya, menjelaskan bahwa letusan susulan sempat terjadi sekitar pukul 13.15 WIB setelah sebelumnya pada pukul 05.30 WIB terjadi letusan yang pertama.
ADVERTISEMENT
"Letusan yang kedua, durasinya cuma sekitar 1 menit 30 detik. Kalau yang pertama pagi tadi sekitar 10 menit. Ini kita masih di TKP," kata Maningsun.
Aparat Koramil membahu membantu bersama warga mencari dan melakukan proses evakuasi kerbau yang terkubur.
Menurut Maningsun, kerbau yang baru ditemukan 1 ekor. Sementara kerbau yang lainnya, dia bilang terkubur kawah lumpur Kesongo.