Satgas Cartenz Pukul Mundur KKB yang Bakar Puskesmas di Distrik Kiwirok, Papua

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Satgas Ops Damai Cartenz pukul mundur KKB usai bakar bangunan Puskesmas di Kiwirok. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Satgas Ops Damai Cartenz pukul mundur KKB usai bakar bangunan Puskesmas di Kiwirok. Foto: Dok. Istimewa

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XV Ngalum Kupel, membakar bangunan Puskesmas Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Senin (29/9) sekitar pukul 06.20 WIT.

Aksi tersebut memicu kontak senjata dengan Satgas Operasi Damai Cartenz.

“Aksi pembakaran kembali terjadi di Distrik Kiwirok. Tim berhasil merespons dan memukul mundur kelompok KKB tersebut. Saat ini penyisiran masih berlangsung,” ujar Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, dalam keterangannya.

Kebakaran awalnya terpantau oleh satgas yang mendeteksi asap hitam mengepul dari arah Puskesmas. Dari patroli, terlihat 8 orang anggota KKB dengan empat pucuk senjata api.

Aparat segera bergerak ke lokasi dan mendapat tembakan saat melintas di SMA Negeri Kiwirok—bangunan yang juga dibakar KKB dua hari sebelumnya. Kontak senjata pun terjadi.

Tim berhasil memukul mundur KKB yang kemudian melarikan diri ke arah Desa Lolim. Dari posisi ketinggian, aparat mendapati tidak hanya puskesmas yang terbakar, tetapi juga rumah dinas tenaga kesehatan.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, menegaskan aparat tetap siaga.

“Keamanan masyarakat menjadi prioritas. Kami tidak akan mundur menghadapi gangguan KKB. Seluruh personel siaga penuh untuk mencegah terulangnya aksi serupa,” katanya.

Kerugian materiil akibat insiden ini mencakup satu unit bangunan puskesmas yang sedang direhabilitasi serta rumah dinas tenaga kesehatan.

Puskesmas Kiwirok bukan pertama kali menjadi sasaran KKB. Pada September 2021, bangunan yang sama juga dibakar dan kemudian direhabilitasi pemerintah.

Saat ini, aparat TNI-Polri di Distrik Kiwirok menetapkan status siaga satu di seluruh pos untuk mengantisipasi kemungkinan serangan susulan.