Satgas Cartenz Ungkap Kasus Lain 2 Penembak ASN, Diduga Terlibat Kasus Susi Air

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo mengungkapkan bahwa dua orang berinisial PN dan KT yang teridentifikasi sebagai pelaku dalam kasus penembakan 3 pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya rupanya memiliki sejumlah catatan kejahatan lain.
"Setelah kami sandingkan dengan data yang kami miliki, serta ciri-ciri yang ada pada kami, kami memastikan dua orang tersebut merupakan PN dan KT yang masuk dalam DPO kami," kata Yusuf, dalam keterangan yang diterima Sabtu (12/9).
Yusuf menjelaskan, PN dan KT merupakan anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap III Ndugama pimpinan Egianus Kogoya. Selain itu, keduanya juga diduga memiliki keterkaitan dengan sejumlah perkara kekerasan di Papua.
PN dan KT diduga terlibat dalam kasus penembakan yang terjadi saat pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) di Kabupaten Jayawijaya pada 8 Agustus 2026 yang mengakibatkan dua orang warga sipil mengalami luka akibat tembakan.
Selain itu, keduanya juga memiliki keterlibatan dalam perkara penyanderaan pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens, di Kabupaten Nduga pada 7 Februari 2023. Pilot tersebut sudah berhasil dibebaskan pada 21 September 2024.
"Keterlibatan dalam kasus penembakan pada saat berlangsungnya FBLB dan penyanderaan pilot Susi Air merupakan sebuah perkembangan bagi kami. Dari hasil identifikasi, kami masih terus melakukan pengejaran untuk mengetahui keberadaan para pelaku," ujar Yusuf.
Adapun, PN dan KT teridentifikasi setelah kepolisian menyandingkan cuplikan video call yang beredar di media sosial dengan data dan ciri-ciri yang telah dimiliki kepolisian. Pencocokan tersebut berguna untuk pengembangan penyelidikan dan mengetahui keberadaan kedua DPO tersebut.
Dalam kasus penembakan 3 pegawai Dinas Pertanian, kelompok bersenjata diduga mengadang kendaraan yang ditumpangi para pegawai tersebut dalam perjalanan kembali menuju Kabupaten Wamena.
Ketiga korban diminta untuk turun dari kendaraan dan digiring menuju belakang kendaraan. Tidak lama, terdengar tiga kali letusan senjata api. Usai penembakan tersebut, para pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian.
