Satgas Prihatin Anies Baswedan Corona, Imbau Masyarakat Tak Datang ke Kerumunan

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan orasi ilmiah secara virtual dalam acara wisuda mahasiswa Politeknik STIA LAN Jakarta (28/11). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberikan orasi ilmiah secara virtual dalam acara wisuda mahasiswa Politeknik STIA LAN Jakarta (28/11). Foto: Dok. Istimewa

Gubernur DKI Anies Baswedan dan Wagub DKI Riza Patria positif corona. Kabar ini membuat Satgas COVID-19 prihatin. Diingatkan agar tetap fokus kampanye 3M (memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan serta mencuci tangan) dan 3T (test, tracing, dan treatment).

"Satgas turut prihatin dengan terkonfirmasi positif yang dialami Bapak Gubernur dan Wagub DKI Jakarta," kata Jubir Satgas Prof Wiku dalam jumpa pers, Selasa (1/12).

Wiku meminta Anies Baswedan dan wakilnya tetap terus menjalankan kebijakan 3M dan 3T.

"Kebijakan pencegahan COVID tetap berjalan dan fokus pada implementasi strategi 3M dan 3T," jelas dia.

Wiku menerangkan, satgas berharap diagnosa positif pimpinan daerah dapat menyadarkan masyarakat bahwa COVID berpotensi menularkan siapa pun tanpa memandang status dan label, bahkan pekerjaannya.

Juru bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito Foto: Dok. BNPB

"Satgas mengingatkan agar betul-betul tertib prokes dan jangan pergi ke lokasi di mana ada kerumunan, dilarang berkerumun," beber dia.

Satgas menggalakkan upaya testing dan tracing di Jakarta mengingat angka kasus di Jakarta terus naik dalam seminggu terakhir maka testing dan tracing dibutuhkan untuk memutus rantai penularan

Prof Wiku

"Lebih dari pada itu, penting adalah masyarakat sendiri harus mampu menghindari terjadinya kontak dan penularan di antara keluarga atau tempat bekerja atau dimanapun berada. Harus waspada, enggak boleh terjadi peningkatan kasus," tutup dia.