Satu Keluarga Jadi Korban KMP Yunicee: 2 Meninggal Dunia, 3 Hilang
ยทwaktu baca 2 menit

Duka yang mendalam dirasakan keluarga Minahadi (50), warga Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, Jawa Timur. Sebab, lima anggotanya menjadi korban dalam kecelakaan KMP Yunicee.
Dua saudara Minahadi telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara itu, tiga orang lainnya masih dalam pencarian. Mendengar kabar itu, Minahadi tak kuasa menahan tangis.
"Satu keluarga itu ada 5 orang. Adik saya Gatut Pujianto (43) bersama isteri dan ketiga anaknya," kata Minahadi, Rabu (30/6).
Keluarga Gatut, Diah Ari Mayana (39) dan Bunga Cinta Ramadhani (14) yang ditemukan tewas telah dibawa ke RSUD Jembrana. Akan tetapi, dua buah hati Gatut yang balita masih belum ditemukan.
Minahadi mengatakan sebelum tragedi KMP Yunicee, keluarga GP datang ke Banyuwangi untuk menjenguk kerabat yang sakit.
Mereka datang ke rumah Minahadi di Desa Ringinpitu, Kecamatan Tegaldlimo dua hari yang lalu. Pada Selasa (29/6), GP dan keluarganya pulang ke Bali dengan menumpangi KMP Yunicee.
"Baru menjenguk kerabat sakit. Malam pulang dan saya baru dapat kabar tadi malam. Ini tadi tanya ke petugas katanya belum ketemu," tambahnya.
Yang membuat ia lebih sedih, dua anak Gatut, Kesha Putri (4) dan Muhammad Rafatar (2), tidak masuk dalam daftar manifes penumpang. "Makanya tadi cari nama di manifes belum ada," tambahnya.
Dirinya berharap ada mukjizat dari adiknya dan kedua anaknya bisa ditemukan dengan selamat. "Mudah-mudahan masih hidup da ditemukan selamat," pungkasnya.
Kapal KMP Yunicee tenggelam di Selat Bali pada Selasa (29/6) malam. Kapal tersebut mengangkut 57 orang, terdiri dari 41 penumpang dan 16 ABK. Hingga saat ini, sudah 39 orang berhasil diselamatkan dan 7 orang ditemukan meninggal.
