News
·
16 September 2020 12:03

Satu Pasien Positif Corona dari Klaster RM Bu Fat Semarang Meninggal

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Satu Pasien Positif Corona dari Klaster RM Bu Fat Semarang Meninggal (72136)
Suasana rumah makan Bu Fat di Semarang. Foto: Dok. Istimewa
Salah satu pasien virus corona dari klaster Rumah Makan (RM) Kepala Manyung Bu Fat Semarang meninggal dunia. Pasien tersebut meninggal dua hari yang lalu.
ADVERTISEMENT
Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Moch Abdul Hakam kepada wartawan di Balaikota Semarang, Rabu (16/9).
"Iya benar ada salah satu pasien COVID-19 dari klaster rumah makan ikan manyung yang meninggal dunia, Hakam.
Hakam menyebutkan, hingga saat ini jumlah pasien COVID-19 dari klaster warung Bu Fat bertambah dari 18 orang menjadi 22 orang.
"Dari 36 orang yang sudah menjalani test swab, ada 22 orang yang dinyatakan positif corona. Dari 22 orang ini, tiga orang ada di rumah sakit. Sisanya ada di rumah dinas Wali Kota Semarang. Satu orang meninggal dunia dari tiga orang yang dirawat di rumah sakit," ujar dia.
Hakam menjelaskan, jenazah pasien tersebut telah disemayamkan di Kabupaten Grobogan. "Sepertinya langsung dimakamkan di Purwodadi," ujar Hakam.
ADVERTISEMENT
Di Kota Semarang , lanjut Hakam, terdapat 40 klaster penularan COVID-19, beberapa di antaranya bahkan masih aktif menularkan virus dan menambahkan kasus.
"Ada beberapa klaster yang masih aktif seperti klaster pabrik, kantor BUMN ataupun pemerintahan, tenaga kesehatan, dan tempat-tempat umum lainnya," tambahnya.
Untuk itu Hakam meminta masyarakat untuk semakin disiplin menerapkan protokol kesehatan.
"Saya minta masyarakat tolong disiplin. Pakai masker, jaga jarak. Kami juga akan iku melakukan operasi yustisi protokol kesehatan supaya timbul kesadaran itu," ujar dia.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)