kumparan
search-gray
News10 Juli 2019 21:22

SBY Akan Buat Memoar Mengenang Ani Yudhoyono: Too Good To Be True

Konten Redaksi kumparan
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menemani Ani Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat menemani Ani Yudhoyono di rumah sakit. Foto: instagarm @rika_schmall
Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tengah menulis memoar untuk mengenang sang istri, Ani Yudhoyono, yang meninggal dunia usai berjuang melawan kanker darah. Pernyataannya itu diungkapkan dalam tahlilan 40 hari Ani Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Rabu (10/7) malam.
ADVERTISEMENT
“Saat ini saya sedang menulis memoar. Melalui memoar ini saya ingin mengabadikan kenangan bersama istri tercinta. Utamanya di hari terakhirnya,” ujar SBY mengenang Ani.
“Rasanya banyak yang saya tulis dalam memoar, namun mengungkapkannya sering tidak mudah. Ketika perasaan atau emotion saya mengalami pasang dan surut, up and down,” tambahnya.
Lewat memoar itu, SBY ingin menceritakan bagaimana Ani, perempuan yang mendampinginya selama 40 tahun, berjuang melawan penyakit yang dideritanya.
Suasana Tahlilan 40 hari Almarhumah Ani Yudhoyono
Suasana Tahlilan 40 hari Almarhumah Ani Yudhoyono di Cikeas. Foto: Ferry Fadhlurrahman/kumparan
SBY menganggap empat bulan terakhir di Singapura bersama Ani terlalu indah untuk menjadi kenyataan. Selama mendampingi istrinya, SBY merasa ikatan cinta dan kesetiaan mereka semakin kuat.
“Mungkin akan ada yang mengatakan bahwa cerita tentang hari-hari terakhir Ani Yudhoyono bersama saya, suami belahan jiwanya, adalah too good to be true,” kata SBY.
ADVERTISEMENT
“Tapi kalau boleh sampaikan pada sahabat, jika kebersamaan suami dan istri itu selalu diikat oleh cinta dan kesetiaan yang sejati, serta diwujudkan dalam caring dan sharing, segala yang dimustahilkan bisa jadi kenyataan,” tuturnya.