SBY: RI Bangsa Tangguh, Terbukti Saat Hadapi Tsunami 2004 dan Krisis 2008-2009

17 Agustus 2022 8:56
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pidato kontemplasi di Pendopo Puri Cikeas, Bogor, Senin (9/9). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pidato kontemplasi di Pendopo Puri Cikeas, Bogor, Senin (9/9). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
ADVERTISEMENT
Presiden RI dua periode (2004-2014), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), turut memberikan testimoni dalam peringatan HUT ke-77 RI melalui video yang ditayangkan Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (17/8).
ADVERTISEMENT
SBY mengatakan Indonesia adalah bangsa yang tangguh dan pantang menyerah. "Bahwa bangsa Indonesia sejak era kemerdekaan hingga sekarang ini adalah bangsa yang tangguh, pantang menyerah, dan memiliki daya juang yang kuat," ucap SBY.
Ada dua pengalaman yang dibagikan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu, yang membuktikan RI bangsa tangguh. Kedua pengalaman itu saat SBY menjabat sebagai presiden.
"Pertama adalah kebersamaan dan ketangguhan kita dalam menghadapi bencana tsunami akhir 2004. Bencana terdahsyat di dunia di awal abad 21. Serta bencana-bencana lain seperti gempa Yogya dan gempa padang yang skalanya besar," tuturnya.
Pekerjaa merawat taman bunga di perkarangan Museum Tsunami, Banda Aceh, Aceh, Senin (16/3). Foto: ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
zoom-in-whitePerbesar
Pekerjaa merawat taman bunga di perkarangan Museum Tsunami, Banda Aceh, Aceh, Senin (16/3). Foto: ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah
SBY nostalgia, saat itu dia sebagai presiden menjalankan kepemimpinan dan manajemen krisis. Dia mencatat kebersamaan dan kerja keras bangsa Indonesia dulu sungguh luar biasa besarnya.
ADVERTISEMENT
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
"Akhirnya alhamdulillah bencana bisa kita atasi dan semua daerah yang terkena bencana bisa kita bangun kembali," tuturnya.
Contoh kedua adalah ketika Indonesia terdampak oleh krisis ekonomi global tahun 2008 dan 2009 yang merontokkan ekonomi hampir semua negara.
"Lagi-lagi kita tidak panik, tidak kehilangan semangat dan kehilangan akal dan tidak menyalahkan keadaan," kata SBY.
"Kita bersatu dan bekerja bersama, mulai dari pemerintah pusat, dan pemerintah daerah, para ekonom, para pelaku bisnis, para organisasi pekerja, pers dan media, dan masyarakat luas," imbuhnya.
Dua contoh itu, kata SBY, bukti kebersamaan dan persatuan bangsa Indonesia yang menunjukkan daya juang. Ekonomi saat itu tumbuh rata-rata 6 persen dan kesulitan Indonesia berkurang signifikan.
ADVERTISEMENT
"Saya yakin generasi bangsa Indonesia mana pun akan tetap memiliki ketangguhan dan daya juang ini. Dirgahayu Indonesia!" tutup SBY.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·