SD di Bogor Dirampok Gangster Tom, Gondol Laptop hingga Kopi Guru
ยทwaktu baca 2 menit

Gerombolan pencuri membobol Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cihideung Ilir 04 Kecamatan Ciampea di Kabupaten Bogor dengan mengangkut barang-barang hingga bernilai puluhan juta rupiah, Senin (31/10).
Kapolsek Ciampea Kompol Beben Susanto mengatakan, dalam aksi pencurian tersebut terdapat hal aneh yang dilakukan oleh para pelaku pencurian. Mereka mencoret dinding dan tembok ruangan dengan tulisan 'We are TOM, TOM Bogor, Tom 2019 Gangster, dan TOM Bogor gangster.'
"Kami bergerak cepat melakukan penyelidikan dan menggelar olah tempat kejadian perkara," kata Beben.
Beben mengatakan, pencurian yang terjadi pada Senin sekitar pukul 02.30 WIB. Pelaku masuk ke dalam ruang guru dengan memanjat tembok sekolah lalu mencongkel pintu ruangan dan mencabut kabel CCTV.
"Akibat aksi pencurian tersebut sejumlah barang yang ada di dalam sekolah seperti dua buah printer dan dua buah Infocus (proyektor) berhasil dibawa kabur para pelaku," katanya.
Dari hasil olah TKP, petugas menyita barang bukti berupa sepasang sandal, dua buah spidol, tinta printer, tip-ex, termometer gun, satu buah dudukan sepatu, dan satu buah potongan besi.
"Hingga saat ini kami bersama Satreskrim Polres Bogor pun masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap para pelaku pencurian tersebut," ujarnya.
Kopi Guru Raib
Sementara itu, Kepala SDN Cihideung Ilir 04, Rohaeti, mengatakan, aksi pencurian itu baru diketahui saat penjaga membuka pintu ruangan sekolah.
"Begitu masuk ke dalam kondisinya sudah tidak jelas. Tinta berhamburan di mana-mana, meja kursi lantai sudah kaya banjir tinta, acak-acakan, berantakan sekali. Loker semua terbuka. Semua meja kursi, dinding, loker bahkan meja saya disiramin tinta," Rohaeti.
Ia mengatakan, ada lima orang terekam CCTV. Mereka memanjat pagar belakang sekolah dan langsung masuk ke ruang guru dan dua ruang kelas. Sebelum mencuri, para pelaku itu meninggalkan jejak nama dengan cat semprot dan tinta. Salah satu pelaku meninggalkan nama Adit.
Iya, seperti dari mereka yang nulis tulisannya Tom 2019 Gangster dan atas nama Adit. Ada Bogornya, Tom Bogor. Ketika masuk langsung menuliskan itu. Ada dua kelas. Kelas 4 dan kelas 6, tapi hanya diacak-acak," kata Rohaeti.
Rohaeti mengatakan, gerombolan pencuri sempat gagal membuka ruangan laboratorium sekolah. Namun, mereka berhasil mencuri barang elektronik milik sekolah yang ada di ruang guru yang ditaksir puluhan juta rupiah.
"Lab sudah terbuka karena ada teralisnya, cukup kuat gemboknya, besar, mereka enggak masuk ke sana. Lab aman walaupun terbuka. Tadi di ruang ini, ada tiga proyektor, tiga laptop, dua printer, satu Infocus, dispenser galon, speaker, gas, kopi guru, semua diambil," ungkapnya.
