Sebilah Keris Kuno Ditemukan di Dasar Sungai Wales

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
6
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Mahakarya Keris Majapahit. (Foto: Aria Pradana/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Mahakarya Keris Majapahit. (Foto: Aria Pradana/kumparan)

Temuan mengejutkan terjadi di kota Carmarthen, Wales, Britania Raya. Di kota yang terkenal dengan kisah Raja Arthur dan Merlinnya itu, ditemukan sebilah keris kuno di dasar sungai.

Mengutip media lokal, Wales Online, Kamis (4/5), keris sepanjang setengah meter itu ditemukan di Sungai Towy oleh Andrew Davies ketika tengah mencari ikan. Ketika jalanya dinaikkan, keris itu tersangkut.

Davies penasaran dengan benda itu. Mirip dengan pedang zaman Romawi, tapi berbeda bentuknya. Dia lantas membawanya ke museum Carmarthenshire untuk diteliti.

Baca juga: Jepang Kekurangan Ninja

"Saya ingin tahu bagaimana benda ini bisa berakhir di Towy, sangat mengagumkan," ujar dia.

Kurator di Museum Carmarthenshire Gavin Evans mengatakan pedang itu bukan milik prajurit Romawi, namun berasal dari jauh, Asia Tenggara. Dia telah mengirimkan foto keris itu ke museum di London untuk menentukan dengan pasti asal keris itu.

"Awalnya saya kira berasal dari Romawi, tapi lebih jauh dari itu, dari Asia Tenggara, Indonesia atau Malaysia," kata Evans.

Evans mengatakan keris yang diduga berasal dari abad ke-18 itu memiliki ornamen di bilah besinya. Gagang keris terbuat dari kayu dengan ukiran bergambar burung yang terbuat dari tulang. Pada keris itu terdapat material seperti tembaga.

Baca juga: Wanita Tergemuk di Dunia Turun Berat Badan Hingga 300 kg

"Saya menduga benda ini telah berada di dalam lumpur sebelum terjaring, itulah mengapa tidak terlalu berkarat. Sekarang berada di luar air, maka keris akan mulai berkarat," ujar Evans.

Belum diketahui mengapa keris itu bisa berakhir sejauh 12 ribu kilometer dari Indonesia. Namun Evans menduga, keris itu jatuh dari kapal karena kota Carmarthen pernah menjadi pelabuhan besar.

"Atau ada kemungkinan penjelasan lain yang lebih sinis," tutur Evans.

"Mungkinkah ini adalah senjata pembunuh yang dibuang ke sungai bertahun-tahun yang lalu? Siapa yang tahu, tapi ini menarik," lanjut dia.