Sekeluarga di Malang Tewas: Ada Pesan 'Kakak Jaga Diri, Papa, Mama & Adik Pergi'

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Catatan Redaksi: Bijaksanalah membaca konten ini. Bunuh diri bukan jalan keluar persoalan kehidupan, segera cari pertolongan!

Rumah satu keluarga ditemukan tewas di Pakis, Kabupaten Malang, Selasa (12/12/2023). Foto: Dok. Mili.id
zoom-in-whitePerbesar
Rumah satu keluarga ditemukan tewas di Pakis, Kabupaten Malang, Selasa (12/12/2023). Foto: Dok. Mili.id

Satu keluarga yang terdiri dari suami Wahab (38), istri Sulikah (35), dan anak perempuan berusia 13 tahun di Kabupaten Malang ditemukan tewas di kamar rumah kontrakan mereka, Selasa (12/12) pukul 08.30 WIB. W diduga bunuh diri bersama istri dan anaknya.

Dalam kamar tempat ketiganya ditemukan terdapat pesan yang ditulis di kaca meja rias. Pesan itu diduga ditulis oleh W (38) untuk anak satunya lagi. Mereka memiliki anak kembar perempuan berusia 13 tahun.

Pesan itu bertuliskan:

'Kakak Jaga Diri

Papa, Mama, Adik pergi dulu

Nurut Uti, Kung, Tante dan Om

Belajar yang Baik

Uang Papa Mama untuk pemakaman jadi satu love you kakak-Papa,'

Saat ini tim Inafis Polres Malang masih berada di TKP untuk melakukan pemeriksaan terkait penyebab dan kronologi kejadian.

Ketua RT 3 RW 10 Dusun Boro Bugis, Iswahyudi menjelaskan kejadian tersebut diketahui oleh warga sekitar pukul 8.30 WIB.

Saat itu salah satu anak korban, sang kakak diminta ayahnya untuk memberitahukan warga. Kakak pun pergi ke luar rumah.

Begitu kembali ke rumah bersama warga, rumah sudah dikunci dari dalam.

"Warga tahu setelah salah satu anak korban memberi tahu ke kami. Jadi dari kejadian itu ayah, ibu, dan 1 anaknya meninggal dunia. Yang selamat ini saudara kembarnya kelas 1 SMP," katanya.

Lanjut Iswahudi, mereka sudah tinggal di rumah kontrakan itu kurang lebih 7 tahun lalu dan tidak pernah terlibat masalah. Wahab bekerja sebagai guru SD.

"Setahu kami selama ini tidak ada masalah atau selisih paham," ujarnya.