Sekeluarga di Malang Tewas Diduga Bunuh Diri, Polisi Temukan Obat Nyamuk & Pisau
·waktu baca 2 menit
Catatan Redaksi: Bijaksanalah membaca konten ini. Bunuh diri bukan jalan keluar persoalan kehidupan, segera cari pertolongan!

Satreskrim Polres Malang telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus kematian satu keluarga di Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Selasa (12/12).
Ketiganya adalah suami bernama Wahab (38), istri Sulikah (35), dan AKE, anak perempuan berusia 13 tahun.
Kasatreskrim Polres Malang, AKP Gandha Syah Hidayat, mengatakan, awalnya salah satu anak korban yang selamat, ARE (13), berteriak minta tolong ke warga setempat. ARE dan AKE merupakan anak kembar.
"Para tetangga yang mendengar langsung datang ke lokasi. Setelah itu warga masuk dan mencari tahu apa yang terjadi dan ditemukan ada 3 orang dalam kamar," kata Gandha, Selasa (12/12).
Gandha menambahkan, saat ditemukan, Wahab dalam keadaan lemas dengan bekas luka sayatan di tangan dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan, tapi nyawanya tak tertolong.
"Istri dan salah satu anaknya sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi telentang dan mulut mengeluarkan busa. Di samping korban diketahui ada sisa obat nyamuk cair dan pisau," ungkapnya.
Dari temuan itulah petugas menduga kuat mereka bunuh diri. Namun polisi belum mengetahui motif dari kasus ini.
"Keluarga ini beranggotakan 4 orang, ayah, ibu, dan 2 anak kembar perempuan, yang satunya selamat. Jenazah sudah kita bawa ke RS dan menunggu persetujuan autopsi untuk memastikan penyebab kematian, kalau anak yang selamat sekarang dalam pendampingan unit PPA," jelas Gandha.
