Sekjen PAN: Kans Gibran Menang Besar, Bobby Harus Kerja Keras

kumparanNEWSverified-green

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Bakal calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka usai terima rekomendasi di DPD Partai Gerindra Jateng. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Bakal calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka usai terima rekomendasi di DPD Partai Gerindra Jateng. Foto: Afiati Tsalitsati/kumparan

Dua anggota keluarga Presiden Jokowi, yakni Cawalkot Solo Gibran Rakabuming Raka dan Cawalkot Medan Bobby Nasution, akan bertarung dalam Pilkada 2020. PAN menjadi salah satu partai yang mengusung putra sulung dan menantu Jokowi itu untuk maju.

Sekjen PAN Eddy Soeparno mengatakan, Gibran memiliki kans lebih besar untuk memenangkan Pilwakot Solo daripada Bobby yang bertarung di Pilwalkot Medan. Menurutnya, Gibran memiliki elektabilitas yang tinggi, sementara Bobby sempat tak menjadi calon yang diunggulkan.

"Saya lihat Kota Solo memang saat ini tidak ada kandidat yang memiliki elektabilitas sekuat Gibran dan ini perlu saya sampaikan andaikata PDIP tidak mengusung Gibran di Pilkada Solo, kita akan memaksakan Gibran maju. PAN akan ikut mendesak agar Gibran maju karena kans pemenangannya besar di sana," kata Eddy dalam diskusi bertajuk 'Merdeka dari Dinasti: Lah. Apa Mungkin?' secara virtual, Selasa (18/8).

Bobby Nasution terima rekomendasi dari Partai Golkar. Foto: Dok. Istimewa

"Beda misalnya dengan Mas Bobby di Medan. Saya kira itu tidak bisa dikatakan sebagai orang yang diunggulkan dan memiliki keunggulan yang telak untuk bisa memenangkan pertarungan Pilkada di Kota Medan, tidak," imbuh dia.

Eddy menuturkan, Bobby perlu bekerja keras untuk memenangkan Pilwalkot Medan. Terlebih, kata dia, rekam jejak Jokowi yang selalu kalah suara di Medan dalam Pilpres 2014 dan 2019.

"Kalau kita lihat secara historis Pak Jokowi, dua kali dua pilpres kalah di Kota Medan, dan Kota Medan itu basis Islam konservatif terutama di Medan utara itu cukup kuat. Jadi saya kira itu dan kita sampaikan kepada Mas Bobby, juga PAN termasuk pihak yang mendukung Mas Bobby, kita sampaikan Mas Bobby harus kerja keras," ucap dia.

embed from external kumparan

Karena itu, Eddy menuturkan PAN akan membantu Bobby dengan memperluas basis pemilih di Medan. Selain itu, Eddy mengatakan upaya Bobby menjadi bukti keluarga pejabat tak semudah itu terpilih menjadi kepala daerah.

"Di sana memang di situ dibutuhkan PAN dan Gerindra untuk memang memperluas basis pemilih yang sedianya di pilpres dengan tahun yang lalu tidak memilih Pak Jokowi," ucap dia.

"Saya kira di sini sudah terlihat bahwa seorang anak, baik kandung atau mantu dari Presiden tidak serta merta bisa melenggag begitu saja untuk memenangkan pertarungan," tandas Eddy.