Sekjen PPP: Pilgub DKI Jadi Momen Rekonsiliasi Kubu Romi dan Djan

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Arsul Sani, PPP. (Foto: Twitter @DPP_PPP)
zoom-in-whitePerbesar
Arsul Sani, PPP. (Foto: Twitter @DPP_PPP)

Momen Pilgub DKI Jakarta ternyata menjadi peluang untuk menyatukan kembali dua kubu yang berseteru di tubuh PPP. Kekecewaan sejumlah faksi terhadap keputusan yang diambil oleh petinggi partai selama Pilguub DKI, baik di kubu Romahurmuziy maupun Djan Faridz, membuka ruang dialog antara dua kubu yang terpecah.

Sekjen PPP Arsul Sani mengakui adanya upaya untuk membentuk Majelis Penyelamat Partai demi menyatukan kembali partai berlambang ka'bah itu.

"Sebagai sebuah realitas ada memang sebagian teman-teman pengurus harian baik yang di sana maupun di sini kecewa dengan perkembangan partai. Ada yang kecewa karena Pilgub DKI, soal ideologi mereka, meskipun sudah kami jelaskan," kata Arsul di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (15/5).

Kekecewaan ini kemudian menjadi koreksi bersama sejumlah anggota PPP.

Baca juga: PPP Kubu Romy: Keputusan Dukung Ahok Bukan Pilihan Mudah

Ketum PPP Romahurmuziy. (Foto: romahurmuziy.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ketum PPP Romahurmuziy. (Foto: romahurmuziy.com)

Baca juga: Istana dan Parpol Pemerintah di Balik Dukungan PPP untuk Ahok-Djarot

"Ada yang kecewa karena kebetulan kepentingan yang bersangkutan tidak dipenuhi oleh ketum atau sekjen. Nah Pilgub DKI itu dijadikan momentum melakukan koreksi menurut versi mereka," jelasnya.

Namun, Arsul mengatakan usulan rekonsiliasi dengan membentuk Majelis Penyelamat Partai harus berkoordinasi dengan internal masing-masing kubu. Menurut dia, jika Majelis Penyelamat Partai ingin menyatukan kembali PPP, tentunya harus dikomunikasikan dengan DPP PPP.

Arsul menyebut DPP PPP sudah berencana untuk melakukan rekonsiliasi setelah Lebaran melalui mukernas dan Munas Alim Ulama.

"Agar partai lebih solid dan ulama bersatu, tinggal minta DPP. Itu memang sudah dijadwalkan oleh DPP. Rencananya setelah lebaran melakukan mukernas dan Munas Alim Ulama, untuk recovery luka-luka," pungkasnya.