Sekjen: Prabowo Capres Tunggal Gerindra, Tak Ikut Rombongan Kereta Silakan Turun

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menghadiri Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD Tahun 2022 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menghadiri Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD Tahun 2022 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2022). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menegaskan calon presiden dari Gerindra hanya satu yakni Ketua Umum Prabowo Subianto. Ia meminta kader Gerindra yang tak setuju dengan hal ini keluar dari parpol.

Hal itu diungkap Muzani saat menghadiri pengukuhan pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten Lumajang pada Kamis (1/9).

“Jika ada kader Gerindra yang tidak ingin ikut rombogan kereta. Saya minta untuk turun sebelum kereta ini jalan,” kata Muzani dalam rilisnya, Jumat (2/9).

Muzani menekankan, kebesaran Gerindra tidak pernah terlepas dari sosok Prabowo Subianto. Menurutnya, Prabowo adalah orang yang sangat berperan besar menjadikan Gerindra menjadi partai nomor dua terbesar di Indonesia.

Ia lalu mengingatkan, setiap kader Gerindra telah menyatakan sikapnya dalam Rapimnas Partai Gerindra bahwa capres Gerindra hanyalah Prabowo Subianto.

kumparan post embed

“Gerindra dan PKB sudah menandatangai nota koalisi. Kereta ini sebentar lagi akan jalan. Masinisnya Gerindra dan PKB. Maka keputusan Rapimnas yang dihadiri oleh semua ranting, PAC, DPC, dan DPD menyatakan bahwa capres Gerindra hanya satu, capres Gerindra tunggal. Artinya tidak ada nama lain kecuali Prabowo Subianto,” tegas Muzani.

Muzani mengingatkan, kader yang berpartai harus bisa memberikan yang terbaik untuk kebesaran partai.

Perjuangan Partai Gerindra untuk menjadi seperti sekarang bukan hal mudah. Untuk itu, Muzani meminta agar tetap solid dan berkomitmen untuk terus menggelorakan kemenangan Prabowo Presiden 2024.

“Ranting di Lumajang yang paling jauh kecamatannya saja berharap Prabowo Subianto jadi presiden. Artinya tidak ada nama lain karena Prabowo Gerindra, Gerindra Prabowo. Betul partai ini baru 14 tahun usianya," ujar dia.

"Kami baru tiga kali ikut pemilu. Tapi, taat kepada pemimpin, kader yang disiplin kepada partai adalah nafas kami. Kami mencoba untuk terus setia, berkomitmen, dan konsisten berjuang dan taat pada keputusan partai,” jelas Wakil Ketua MPR ini.

Muzani mengecam keras apabila kader yang tiba-tiba ingin maju capres melangkahi Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) menyampaikan pidato kebangsaan saat deklarasi koalisi antara Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam Rapimnas Gerindra di SICC, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/8). Foto: ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

“Kalau ada orang yang mau jadi presiden, tidak pernah membesarkan partai, nggak pernah datangi kantor partai, tidak pernah pasang bendera spanduk, tiba-tiba nongol mau jadi presiden ketemu [melanggar] pasal [AD/ART] berapa?” tambah dia.

“Jangan coba-coba ganggu kami untuk memecah belah jati diri kami. Seluruh kader Gerindra akan tetap berdiri di belakang Prabowo Subianto. Mau di Lumajang, di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat dan seluruh kader Gerindra dimana pun berada saya pastikan bahwa mereka berada di belakang Prabowo Subianto,” pungkas dia.

Sebagai kader Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno menjadi salah satu tokoh yang memilik potensi maju di Pilpres 2024. Dalam berbagai survei, nama Sandi selalu masuk dalam lima besar capres atau cawapres potensial.

Sebelumnya, Sandiaga Uno melakukan silaturahmi dengan para tokoh dan pengurus PPP DIY di Banguntapan, Kabupaten Bantul, Selasa (30/8) malam. Tokoh PPP DIY ini menilai Sandi memiliki kans untuk maju di 2024.

Pada pertemuan tersebut, Sandi menyatakan kesiapan dirinya jika mendapat amanah dan dukungan untuk maju Pilpres 2024.

"Siap (untuk Pilpres)," kata Sandi.