Sekuriti HI Temui Pengemudi Alphard: Saya Mau Dia Lakukan yang Saya Lakukan

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Satpam HI yang cekcok dengan pengemudi Alphard Fiktor Harefa di Polsek Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/7). Foto: Zamachsyari/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Satpam HI yang cekcok dengan pengemudi Alphard Fiktor Harefa di Polsek Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/7). Foto: Zamachsyari/kumparan

Sekuriti kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Fiktor Harefa, mendatangi Polsek Metro Menteng didampingi kuasa hukumnya, Wiradarma Harefa, pada Jumat (24/7).

Kedatangan mereka dilakukan setelah mendapat informasi bahwa pengemudi Toyota Alphard yang terlibat perselisihan dengannya telah berada di kantor polisi.

Kuasa hukum Fiktor, Wiradarma Harefa, mengatakan pihaknya diundang oleh penyidik untuk menghadiri pertemuan yang difasilitasi Polsek Metro Menteng.

"Iya, tadi kami dapat informasi dari penyidik, Kanit, bahwa kami diundang ke sini untuk datang karena memang si pengemudi itu sudah ada di sini. Dan Kanit mau memfasilitasi untuk dilakukan, apakah itu dimediasi atau yang lain, kita lihat dulu seperti apa nanti. Oke, begitu. Kita baru datang ini," kata Wiradarma kepada wartawan di Mapolsek Metro Menteng, Jumat (24/7).

Satpam HI yang cekcok dengan pengemudi Alphard Fiktor Harefa di Polsek Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/7). Foto: Zamachsyari/kumparan

Sementara itu, Fiktor mengaku baru tiba dari tempat kerjanya untuk memenuhi undangan tersebut.

"Masih. Ini tadi saya datang dari lokasi," ujar Fiktor.

Ketika ditanya harapannya dalam pertemuan dengan pengemudi Alphard, Fiktor mengatakan ia ingin mendapatkan perlakuan yang sama seperti yang dialaminya saat insiden terjadi.

"Ya, saya maunya sih mereka itu melakukan seperti saya diperlakukan waktu itu pada saat itu,"

Pengacara satpam HI yang cekcok dengan pengemudi Alphard, Wiradarma di Polsek Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (24/7). Foto: Zamachsyari/kumparan

Saat didalami mengenai kabar yang beredar bahwa dirinya sempat diminta bersujud dan mencium tangan pengemudi Alphard, Fiktor memberikan penjelasan.

"Kalau sujud itu, itu kemauan saya sendiri karena saya udah ketakutan, udah emosi, sama otak saya itu juga sudah terganggu kemarin," ujarnya.

Usai memberikan keterangan singkat kepada awak media, Fiktor bersama kuasa hukumnya langsung memasuki ruang Polsek Metro Menteng untuk mengikuti proses yang difasilitasi penyidik.