Selain Bakar Mobil Damkar, Pendemo di Deli Serdang Juga Lukai 8 Petugas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kendaraan berat yang juga diserang pendemo di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Kamis (11/7/2024). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kendaraan berat yang juga diserang pendemo di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Kamis (11/7/2024). Foto: Dok. Istimewa

Eksekusi lahan di Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumut, pada Kamis (11/7), ricuh. Total terdapat 8 petugas, yakni 3 petugas Satpol PP dan 5 petugas Pemadam Kebakaran, terluka.

“Ada tadi beberapa korban. 3 laporan yang kena (lemparan batu). 2 yang dibawa klinik dan mendapatkan perawatan,” kata Kabid Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Deli Serdang M Awal Kurniawan.

Awal mengatakan, kericuhan dipicu karena ada miskomunikasi antara warga dan petugas. Katanya, masyarakat menduga akan ada penggusuran rumah tempat tinggal.

Padahal, eksekusi yang dilakukan hari ini adalah menggusur pagar dan gudang.

“Warga ada membakar ban bekas. Pihak Damkar masuk ingin memadamkannya. Ternyata ada keberatan dari warga dan chaos-lah,” sambungnya.

Mobil Damkar Dibakar, 5 Kru Terluka

Mobil Damkar diserang pendemo di Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Kamis (11/7/2024). Foto: Dok. Istimewa

Dalam aksi ricuh ini, satu mobil Damkar juga turut diserang hingga dibakar. Bahkan, 5 personel Damkar mengalami luka-luka.

“Benar (mobil Damkar dibakar) waktu ngepam (melakukan pemadaman) ada penertiban. Jadi, pada saat itu, kita masuk itu sudah terjadi lempar-lemparan, awalnya kacanya duluan yang pecah, kemudian massa maju sambil melemparkan seperti bom molotov,” kata Kasi Pengendalian Operasi dan Komunikasi Pemadaman Deli Serdang, Donny.

Kapolsek Tembung, Kompol Jhonson, yang dikonfirmasi terkait peristiwa ini belum merespons.

kumparan post embed