Sempat Dilaporkan Hilang, Miliarder Inggris Ditemukan Tewas di Hutan Kenya

27 Februari 2025 11:01 WIB
ยท
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi orang hilang. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi orang hilang. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
Pengusaha asal Inggris menghilang di Kenya. Sayangnya, pencarian itu berakhir dengan ditemukannya jenazah pengusaha itu di dalam karung di semak belukar sekitar 60 mil dari Nairobi.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari The Guardian, miliarder bernama Campbell Scott (58), direktor senior di perusahaan analisis data Fico, menghilang pada 16 Februari setelah tiba di ibu kota Kenya untuk menghadiri konferensi di Hotel JW Marriott.
Jenazah Scott ditemukan oleh penggembala hewan di Hutan Makongo pada Sabtu (22/2). Investigasi awal menunjukkan korban dicekik.
Identitas Scott dikonfirmasi oleh situs The Nation Africa. Komandan polisi daerah, Alice Kimeli, mengungkapkan Scott berasal dari Dunfermline dan autopsi akan dilakukan di kamar mayat rumah sakit rujukan daerah Makueni.
Laporan itu juga mengungkapkan, seorang sopir taksi dan pelayan klub malam telah ditangkap atas tuduhan penculikan dan pembunuhan.
Scott dilaporkan menghilang oleh koleganya yang bersamanya untuk menghadiri workshop 3 hari yang dimulai pada 18 Februari. Workshop diselenggarakan TransUnion dan dihadiri sejumlah pejabat dari Inggris, AS dan sejumlah negara-negara Afrika.
ADVERTISEMENT
Media lokal melaporkan Scott melakukan check in di hotel sekitar pukul 1 siang pada Sabtu 15 Februari dan meninggalkan hotel 1 jam kemudian. Scott kemudian kembali sekitar pukul 4 sore. Keesokan harinya, Scott kembali meninggalkan hotel sekitar pukul 11.15 siang.
Koleganya menghubungi nomor ponsel Scott sekitar pukul 6 sore, tapi ponselnya mati. Polisi menerima laporan orang hilang pada Minggu malam dan pencarian dimulai.
Capital News di Kenya melaporkan detektif dari Direktorat Investigasi Kriminal (DCI) mengatakan Scott terakhir kali terlihat di klub di wilayah Westlands sebelum dinyatakan hilang.
DCI yakin Scott mengunjungi bar di wilayah itu satu hari sebelum menghilang dan kembali lagi ke sana di hari dia dinyatakan menghilang untuk bertemu seorang teman. Ia kemudian mengambil taksi menuju Pipeline, salah satu wilayah kumuh terbesar di daerah itu setelah pukul 7 malam.
ADVERTISEMENT
Polisi yakin Scott ditahan di sebuah rumah di Pipeline, mungkin saat para penculiknya mencoba menguras uang dari rekening banknya.
Profil profesional Scott mengungkapkan dia bergabung dengan Fico pada 2014. Ia digambarkan bertanggung jawab untuk manajemen produk kepatuhan dan regulasi global, berkantor di kantor perusahaan di London. Ia menempuh pendidikan di sekolah menengah Woodmill dan perguruan tinggi teknik Kirkcaldy.
Sebelum jenazahnya ditemukan, Fico mengatakan mereka bekerja sama dengan mitra dan otoritas lokal untuk menginvestigasi kasus ini.
"Pikiran kami bersama keluarga dan teman-teman Campbell. Mohon hargai privasinya dan tidak berspekulasi tentang situasi ini. Jika ada yang memiliki informasi yang dapat berguna mengenai keberadaannya, tolong hubungi otoritas lokal atau polisi Metropolitan," kata Fico.
ADVERTISEMENT