Sempat Hilang Kontak Usai Demo, Eko Purnomo Ditemukan Melaut di Kalteng
·waktu baca 2 menit

Polda Metro Jaya memastikan warga bernama Eko Purnomo yang sempat dikabarkan hilang usai demo rusuh di Jakarta, ternyata sudah ditemukan di wilayah Kalimantan Tengah pada 9 September 2025 lalu.
"Sudah (ditemukan) di Kalimantan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Ade Ary Syam Indradi, melalui keterangan yang diterima pada Kamis (18/9).
Ade menjelaskan, Eko memang sempat dinyatakan hilang usai demo berujung kericuhan yang terjadi di Kwitang, Jakarta Pusat, akhir Agustus lalu. Berdasarkan informasi itu, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan keberadaan Eko.
Selama berada di Kalimantan Tengah, Eko sempat bekerja sebagai penangkap ikan.
"Tim melakukan pengecekan ke lokasi tersebut dan diketahui bahwa Saudara Eko Purnomo benar bekerja sebagai penangkap ikan di Kuala Jelai, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah," ungkap dia.
Kabar keberadaan Eko di Kalimantan juga telah dikonfirmasi oleh KontraS dalam unggahan media sosialnya pada 9 September lalu. Sempat dinyatakan hilang kontak, namun Eko akhirnya menghubungi keluarganya bahwa ia saat ini tengah berada di Kalimantan Tengah untuk bekerja.
"Satu dari empat orang yang sebelumnya hilang telah kami verifikasi keberadaannya hari ini. Ia sempat mengalami hilang kontak dengan pelapor karena miskomunikasi, bukan karena menjadi korban penghilangan paksa," jelas KontraS dalam unggahan Instagram.
KontraS memberikan penjelasan, kasus hilang kontak yang terjadi ini akibat miskomunikasi atau kesalahpahaman antara pelapor dan individu yang dilaporkan.
Belum diketahui apakah Eko menjadi bagian dari pendemo atau tidak. Kini, Eko masih diperiksa oleh polisi dari Polsek Kuala Jelai, Kalimantan Tengah.
"Tim melakukan koordinasi dengan kepolisian dari Polsek Kuala Jelai untuk melakukan bantuan pencarian dan pemeriksaan terhadap Saudara Eko Purnomo," ujar dia.
Beberapa waktu lalu, KontraS sempat merilis data mengenai adanya empat orang yang hilang termasuk Eko. Selain Eko, ada tiga orang lainnya yang dinyatakan hilang yakni Bima Permana Putra, M. Farhan Hamid, dan Reno Syahputera Dewo.
Nama-nama ini dilaporkan anggota keluarga melalui hotline yang dibuka oleh KontraS.
Bima sudah ditemukan di Malang, Jawa Timur, pada Rabu (17/9). Kini, hanya tinggal Farhan dan Reno yang belum ditemukan.
