Semua Baliho Konser Andrea Bocelli di Magelang Dicopot

Pemerintah Kabupaten Magelang menurunkan baliho dan selebaran promosi konser penyanyi tenor terkenal asal Italia, Andrea Bocelli, yang rencananya digelar di Candi Borobudur. Pencopotan dilakukan setelah pihak kepolisian mencabut izin konser tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang, Farnia Berliani Sri Tulodho, membenarkan pencopotan baliho tersebut.
"Jadi kami menangani baliho dan Polresta membuat surat pencabutan," ujar Farnia kepada kumparan, Kamis (15/10).
Farnia mengatakan, pihaknya telah menurunkan baliho dan selebaran promosi konser Andrea Bocelli sejak Selasa (13/10) pagi.
"Sudah, baliho sudah kami lepas hari Selasa pagi," jelasnya.
Meski demikian, Pemkab Magelang masih menunggu keputusan final pemerintah pusat mengenai kelanjutan konser tersebut.
"Kami belum tahu keputusan pusat seperti apa," kata Farnia.
Konser penyanyi asal Italia, Andrea Bocelli, rencananya digelar di Candi Borobudur, Magelang, pada Sabtu (31/10). Selain itu, konser juga dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Selasa (3/11).
Persiapan konser di Borobudur disebut melibatkan kerja sama dengan Kementerian Kebudayaan serta Kementerian Ekonomi Kreatif untuk mendorong potensi ekonomi kreatif, pariwisata, dan kebudayaan di sekitar kawasan candi.
Rencana konser tersebut menuai polemik. Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pemerintah membatalkan konser itu karena menyoroti dugaan keterlibatan Bocelli dalam kegiatan penggalangan dana untuk militer Israel atau Israel Defense Forces (IDF) di Los Angeles pada 2010. Bocelli juga tercatat menggelar konser di Tel Aviv pada 2022.
MUI menilai dukungan pendanaan terhadap militer Israel tidak dapat ditoleransi di tengah konflik di Gaza.
MUI juga menyesalkan dugaan dukungan kementerian terkait terhadap rencana kedatangan Bocelli, termasuk dari Kementerian Pariwisata serta Kementerian Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif.
