Sepanjang Mei 2017 Jumlah Penumpang Kereta Api Capai 33,75 Juta Orang

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana kereta saat padat (Foto: Niken Nurani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Suasana kereta saat padat (Foto: Niken Nurani/kumparan)

Jumlah penumpang kereta api sepanjang Mei 2017 mengalami kenaikan cukup signifikan. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penumpang kereta pada periode tersebut mencapai 33,75 juta penumpang termasuk kereta Jabodetabek atau KRL.

Angka tersebut naik 7,12 persen dibandingkan April 2017 sebesar 31,50 juta penumpang dan naik 9,91 persen dibandingkan Mei 2016 yang hanya tercatat 30,70 juta penumpang.

"Pada Mei 2017 ini jumlah penumpang yang diangkut kereta api 33,75 juta, angka tertinggi pada bulan Mei ini. Perlu dicatat, ini bukan hanya yang antarkota tapi juga Jabodetabek," kata Kepala BPS, Suhariyanto, dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Senin (3/7).

Suhariyanto mengatakan peningkatan jumlah penumpang kereta api tersebut karena adanya penambahan jadwal kereta Commuter Line Jabodetabek dan perpanjangan relasi KRL dari Tanah Abang hingga Rangkasbitung.

"Kenapa meningkat lumayan signifikan ini karena ada dua hal, pertama penambahan jadwal kereta Jabodetabek dan kedua perpanjangan relasi KRL dari Tanah Abang ke Rangkasbitung yang dimulai pada April. Kalau kami lihat jumlah penumpang kereta api naik signifikan hampir 2 jutaan," jelasnya.

Selain itu, angkutan kereta barang pada Mei 2017 juga mengalami kenaikan sebesar 5,92 persen dari 3,45 juta ton pada April 2017 menjadi 3,65 juta ton pada Mei 2017.