Setelah Larang Indonesia, Filipina Tolak Pendatang dari Malaysia dan Thailand

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penumpang berjalan sambil mengenakan baju hazmat di area keberangkatan Bandara Internasional Ninoy Aquino di Pasay, Metro Manila, Filipina pada Selasa (1/6). Foto: Eloisa Lopez/Reuters
zoom-in-whitePerbesar
Penumpang berjalan sambil mengenakan baju hazmat di area keberangkatan Bandara Internasional Ninoy Aquino di Pasay, Metro Manila, Filipina pada Selasa (1/6). Foto: Eloisa Lopez/Reuters

Pemerintah Filipina akan melarang masuk pendatang dari Malaysia dan Thailand. Larangan serupa sudah pula berlaku bagi Indonesia.

Kebijakan penutupan pintu masuk diambil untuk mencegah penyebaran varian virus corona Delta. Di RI, Thailand dan Malaysia kasus varian Delta sudah menyebar luas.

Juru Bicara Kepresidenan Filipina Harry Roque menyebut, kebijakan larangan untuk pendatang dari Thailand dan Malaysia berlaku Minggu (25/7/2021) ini sampai akhir Juli.

embed from external kumparan

"Tindakan diambil demi mencegah transmisi varian COVID-19 di Filipina," kata Roque seperti dikutip dari Reuters.

Tak cuma itu, Roque menyatakan Presiden Rodrigo Duterte akan memperluas pembatasan di ibu kota Manila dan empat provinsi sekitar. Aturan baru itu mencakup penutupan seluruh fasilitas olahraga indoor dan tempat konferensi.

Anak-anak berusia lima sampai 17 tahun juga dilarang keluar rumah.

Filipina merupakan negara dengan kasus corona tertinggi kedua di Asia Tenggara.

Sebanyak 1.53 juta warga Filipina terinfeksi virus corona. Kematian akibat COVID-19 mencapai hampir 27 ribu jiwa.