Siapa Abubakar Shekau, Pimpinan Teroris Boko Haram yang Dikabarkan Bunuh Diri?

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemimpin Boko Haram Abubakar Shekau. Foto: Boko Haram /Sahara Reporters/ via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemimpin Boko Haram Abubakar Shekau. Foto: Boko Haram /Sahara Reporters/ via REUTERS

Abubakar Shekau, pemimpin milisi radikal asal Nigeria Boko Haram, dikabarkan tewas bunuh diri. Aksi nekat tersebut dilakukan di tengah pertempuran melawan kelompok Negara Islam Provinsi Afrika Barat (ISWAP).

Ia disebut meledakkan dirinya sendiri usai menolak untuk menyerah dalam pertempuran tersebut. Laporan tersebut disampaikan portal berita lokal HumAngle.

Abubakar Shekau dianugerahi panggilan “Darul Tauhid”, atau yang bermakna sebagai ahli dalam ilmu tauhid, oleh para pengikut setianya. Ilmu tauhid sendiri adalah pemahaman atas keesaan Allah, konsep monoteisme Islam di mana Tuhan hanyalah satu.

Di tengah-tengah kepercayaan bahwa Shekau adalah Darul Tauhid, banyak di luar sana yang mempertanyakan pemahaman Shekau atas Islam--mengingat rekam jejak dia yang tak mencerminkan ajaran Islam.

Shekau merupakan sosok yang misterius dan pendiam. Usia dan tahun lahirnya tak diketahui, anggota Boko Haram lainnya banyak yang tak pernah berkontak dengan dirinya.

Ia diduga lahir di Desa Shekau, negara bagian Yobe, timur laut Nigeria. Mungkin hanya itu yang diketahui soal kelahiran pemimpin Boko Haram sejak 2009 ini.

Ia disebut-sebut berusia 30 tahunan, ada juga yang mengatakan ia berada di pertengahan usia 40 tahunan. Tak ada yang tahu dengan jelas.

Shekau diketahui fasih dalam tiga bahasa, yakni bahasa Kanuri, Hausa, dan Arab. Sejak 2016, ia juga mulai menggunakan bahasa Inggris dalam video-video Boko Haram yang disebar ke media dan jurnalis.

Ilustrasi tentara nigeria memegang bendera Boko Haram. Foto: Reuters/Emmanuel Braun

Keganasan Shekau dan Boko Haram

Boko Haram, yang memiliki nama asli ‘Jama'atu Ahlis Sunna Lidda'awati wal-Jihad’ atau ‘Kelompok yang Berkomitmen atas Penyebaran Ajaran dan Jihad Nabi’, diketahui menjadi jauh lebih radikal dan telah melakukan lebih banyak pembunuhan usai Shekau mengambil alih kepemimpinan.

Boko Haram merupakan nama yang disematkan terhadap kelompok tersebut dalam bahasa Hausa, yang berarti “Pendidikan Barat itu Haram”.

Tindak-tanduk Shekau dan milisi radikal ini sungguh mengerikan. Salah satunya adalah aksi yang ia lakukan pada April 2014 lalu. Dilaporkan BBC, Shekau mengakui penculikan 270 gadis sekolah di Kota Chibok oleh dirinya dan bersumpah akan menjual mereka.

“Saya menculik anak-anak perempuan Anda,” ujar Shekau dalam sebuah video, sembari tertawa.

“Saya akan menjual mereka di pasar, atas nama Allah. Saya akan menjual mereka dan menikahkan mereka,” lanjutnya.

Pada tahun 2019, Boko Haram di bawah kepemimpinan Shekau juga melakukan penculikan seorang dokter, perawat, beserta sopirnya di bagian barat Chad, Afrika.

Ini adalah kali pertama Boko Haram melakukan penculikan terhadap petugas medis. Boko Haram juga diketahui kerap menculik warga desa khusus perempuan.

kumparan post embed

Tak hanya itu, serangan demi serangan telah dilakukan oleh Boko Haram yang menewaskan ribuan korban jiwa.

Dikutip dari Reuters, serangan bom, penjarahan, dan baku tembak di desa-desa dan kota terus berlanjut demi memperjuangkan Negara Islam di Nigeria. Boko Haram menolak dengan tegas pemerintahan Nigeria dan pemerintahan apa pun yang berkaitan dengan Barat.

Lebih dari 30.000 jiwa melayang dan 2 juta orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka sejak pemberontakan Boko Haram dimulai pada 2009.

Boko Haram Foto: wikimedia commons

Shekau dan Segelintir Kabar Kematiannya

Ini bukan kali pertama berita kematian Shekau beredar luas. Shekau seakan memiliki lebih dari satu nyawa; dinyatakan tewas, kemudian kembali muncul beberapa bulan setelahnya.

Dikutip dari BBC, pada tahun 2009, Pemerintah Nigeria mengumumkan kematian Shekau di tengah bentrok antara militer Nigeria dengan Boko Haram.

Tetapi pada Juli 2010, Shekau muncul di sebuah video dan menyatakan bahwa dirinya mengambil alih kepemimpinan Boko Haram usai kematian Mohammed Yusuf pada 2009.

Kemudian, pada Agustus 2013, ia kembali dinyatakan meninggal dunia. Kabar tersebut langsung terbantahkan satu bulan kemudian. Begitu pun di tahun-tahun selanjutnya: pada 2014, 2015, dan 2016.

Dan yang terakhir, di tahun 2021 ini, kabar kematian Shekau kembali beredar dan dikonfirmasi oleh kelompok militan ISWAP.

Dikutip dari Reuters, Shekau tewas sekitar tanggal 18 Mei 2021 usai meledakkan dirinya sendiri saat dikejar oleh pasukan ISWAP, menurut seseorang yang diduga pimpinan ISWAP, Abu Musab al-Barnawi.

kumparan post embed