Sidang Etik Terkait Kasus DWP: Ada Nama eks Dirresnarkoba Polda Metro

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kombes Donald Parlaungan Simanjuntak, Dirnarkoba Polda Metro Jaya, dimutasi buntut pemerasan terhadap WN Malaysia penonton konser DWP. Foto: Dok Polda Metro Jaya
zoom-in-whitePerbesar
Kombes Donald Parlaungan Simanjuntak, Dirnarkoba Polda Metro Jaya, dimutasi buntut pemerasan terhadap WN Malaysia penonton konser DWP. Foto: Dok Polda Metro Jaya

Divisi Propam Mabes Polri menggelar sidang etik terkait dugaan kasus pemerasan penonton Djakarta Warehouse Project (DWP), Selasa (31/12). Salah satu anggota Polri yang disidang hari ini yakni eks Dirresnarkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Donald Parlaungan Simanjuntak.

“(Yang disidang) Direktur, Kasubdit, dan lupa satunya,” kata Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, saat dikonfirmasi, Senin (31/12).

Menurutnya, hasil dari persidangan etik ini akan langsung diputuskan pada hari ini.

Komisioner Kompolnas Choirul Anam di TNCC Polri, Jakarta pada Selasa (31/12). Foto: Abid Raihan/kumparan

“Sepertinya begitu (langsung hari ini), kita tunggu,” ucapnya.

Sementara itu, pantauan kumparan pada 17.28 WIB, sidang etik masih terus berlanjut secara tertutup di gedung TNCC, Mabes Polri, Jakarta. Sidang etik sudah bergulir sejak pagi tadi.

Adapun dalam kasusnya, sejumlah 18 oknum polisi diduga memeras pengunjung DWP yang di antaranya adalah warga negara Malaysia. Mereka bercerita di media sosial bahwa ada polisi yang meminta mereka tes urine.

Hari pertama Djakarta Warehouse Project (DWP) Festival digelar pada Jumat (13/12) di Jakarta International Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto: Vincentius Mario/kumparan

Usai menjalani tes, mereka diminta sejumlah uang agar bisa dibebaskan, walau hasilnya negatif menggunakan narkoba.

Donald sendiri telah dimutasi ke bagian Analis Kebijakan Madya Bidang Binmas Baharkam Polri. Posisinya bakal digantikan Kombes Ahmad David yang sebelumnya menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Madya Tk. II di Bareskrim Polri.

Donald diduga dimutasi terkait kasus pemerasan yang dilakukan puluhan oknum polisi terhadap pengunjung DWP 2024.