Sindikat Curanmor Bersenpi di BSD Tangsel Sudah 20 Kali Beraksi
·waktu baca 2 menit

Polsek Ciledug melakukan tindakan tegas dan terukur pada pelaku curanmor bersenjata api berinisial I alias Gawong, saat ia beraksi di kawasan BSD, Tangerang Selatan, pada 2 Agustus 2024 lalu. Pelaku kemudian tewas di rumah sakit.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, pelaku dan komplotannya telah puluhan kali melakukan pencurian sepeda motor di kawasan BSD dan sekitarnya.
“Polres Metro Tangerang telah melakukan tindakan tegas terukur terhadap sindikat curanmor yang sudah 20 kali lebih beroperasi di area Tangerang Kota hingga Serpong,” ujar Ade dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (8/8).
Ade mengatakan, pelaku terpaksa ditembak petugas karena melawan saat diamankan.
“Saat dikejar pelaku menodongkan senjata ke petugas, ini membahayakan keselamatan petugas dan masyarakat. Ini masih dikembangkan,” kata Ade.
“Jadi jangan main-main, bila membahayakan keselamatan harta benda masyarakat ada SOP-nya itu, tindakan tegas dan terukur, jangan coba-coba melakukan tindak pidana di wilayah hukum Polda Metro Jaya,” tegas Ade.
Peristiwa itu terjadi di perempatan lampu merah BSD, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada pukul 10.00 WIB.
Tembakan tersebut dilepaskan setelah pelaku mengeluarkan senjata api rakitan dan menodongkannya kepada petugas saat hendak ditangkap.
"Terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas dan pelaku. Pelaku ini dua orang menggunakan motor, berboncengan. Saat hendak ditangkap, salah satu pelaku, yakni I, mengeluarkan senjata api rakitan dan mengarahkannya ke petugas. Di sana, petugas melepaskan tembakan tegas dan terukur," kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Sabtu (3/7).
