Singapura Bakal Tetapkan COVID-19 Endemik, Terapkan 4 Tahapan Mulai 10 Agustus

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pekerja membawa kursi pada hari pertama work from home untuk mengekang wabah virus corona (COVID-19) di Boat Quay, Singapura, Selasa (7/4). Foto: REUTERS/Edgar Su
zoom-in-whitePerbesar
Pekerja membawa kursi pada hari pertama work from home untuk mengekang wabah virus corona (COVID-19) di Boat Quay, Singapura, Selasa (7/4). Foto: REUTERS/Edgar Su

Pemerintah Singapura sudah mengambil sikap terkait penanganan COVID-19. Mereka memutuskan akan menjadikan COVID-19 sebagai endemik atau bukan lagi pandemi.

Endemik merupakan keadaan yang muncul ketika penyebaran penyakit hanya terjadi di satu wilayah tertentu dalam jangka waktu lama dan terus menerus. Misal penyakit DBD di Indonesia.

"Akan lebih banyak orang turun (terinfeksi) COVID-19 karena Singapura membuka ekonominya dan bergerak untuk memperlakukan virus sebagai endemik," kata Menteri Kesehatan Singapura Ong Ye Kung dalam konferensi pers Jumat (6/8) dikutip dari The Straits Times, Minggu (8/8).

kumparan post embed

Ong menuturkan, seluruh penduduk Singapura harus disiapkan secara psikologis sebelum menetapkan COVID-19 menjadi endemik. Pemerintah juga sudah menyiapkan empat tahapan terkait hal ini.

"Kita bisa melakukan yang terbaik untuk meminimalkan kejadian penyakit parah dan kematian (akibat COVID-19). Karena itu, sangat penting bahwa kita terus memvaksinasi sebanyak mungkin orang," ucap Ong.

Total, ada empat tahap sebelum menjadikan COVID-19 sebagai endemik di Singapura. Tahapan pertama dimulai pada 10 Agustus mendatang.

Menteri Kesehatan Singapura, Ong Ye Kung. Foto: Instagram.com/ongyekung

Berikut empat tahapan itu:

1. Persiapan

• Dimulai pada 10 Agustus

• Pembatasan perjalanan akan dilonggarkan, termasuk menerapkan persetujuan masuk untuk pemegang izin kerja dan tinggal yang sudah divaksinasi penuh

• Perubahan protokol kesehatan, termasuk memasukkan lebih banyak pasien yang terinfeksi ke fasilitas perawatan masyarakat

2. Tahap Transisi A

• Diperkirakan dimulai awal September

• Pembukaan kembali ekonomi lebih lanjut dengan peningkatan batas ukuran untuk acara dan kontrol perbatasan yang tidak lagi ketat

• Pengujian terhadap air limbah akan diperluas untuk deteksi dini virus corona

3. Tahap Transisi B

• Pembukaan kembali ekonomi lebih lanjut, meski akan ada aturan berbeda terutama terkait vaksinasi

4. Negara Tangguh COVID

• Tujuan akhir dan new normal untuk Singapura

Menteri Keuangan Singapura, Lawrence Wong. Foto: Instagram.com/lawrencewongst

Sementara Menteri Keuangan Singapura, Lawrence Wong, menjelaskan tahapan persiapan ini diperkirakan akan berjalan sekitar satu bulan hingga awal September.

"Pada tahapan ini, sekitar 80 persen dari populasi seharusnya sudah menerima vaksin," kata Wong.

Setelah melewati tahap persiapan, Wong menuturkan Singapura akan memasuki tahap Transisi A. Namun, dengan catatan jumlah vaksinasi sudah tinggi dan tidak ada lonjakan kasus COVID-19.

"Tapi ini didasarkan tingkat vaksinasi yang tinggi dan situasi keseluruhan yang stabil, tanpa lonjakan yang mengancam dan akan membanjiri sistem perawatan kesehatan," kata Wong.

Pengunjuk diperiksa suhu tubuh saat akan masuk ke Kebun Binatang Singapura, Singapura, Senin (6/7). Foto: Roslan RAHMAN / AFP

Lebih lanjut, Wong yang juga menjabat Kepala Satgas COVID-19 Singapura mengatakan tahapan selanjutnya akan dilakukan sembari memperhatikan lanjut penularan COVID-19.

"Jadi itu sebabnya kami mengambil cara yang dikendalikan, langkah demi langkah untuk membuka kembali," ucap Wong.

"Setiap langkah yang kami ambil, kami melihat situasinya, kami memantau, dan jika semuanya terkendali, tidak berakhir dengan situasi di mana kewalahan dalam sistem perawatan kesehatan, maka kita siap untuk mengambil langkah selanjutnya," tutup dia.