Siswa Tetap Belajar di Tengah Kabut Asap Jambi, Sekolah Imbau Pakai Masker

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sejumlah siswa-siswi di Jambi tetap bersekolah ditengah kabut asap pada Senin (24/8/2026). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah siswa-siswi di Jambi tetap bersekolah ditengah kabut asap pada Senin (24/8/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyelimuti Kota Jambi pada Senin (24/8). Meski kualitas udara memburuk, aktivitas belajar mengajar di sejumlah sekolah masih berlangsung seperti biasa.

Tampak sejumlah siswa SMA 5, SMP 17, dan SD 66 Kota Jambi tetap berangkat ke sekolah untuk mengikuti pembelajaran.

Berdasarkan data pemantauan kualitas udara, indeks kualitas udara di Kota Jambi berada di angka 199 atau masuk kategori tidak sehat. Sementara itu, kualitas udara di Kabupaten Muaro Jambi mencapai 274 dan masuk kategori sangat tidak sehat.

Kabut asap tampak menutupi sejumlah ruas jalan dan gedung. Kondisi tersebut juga membuat jarak pandang masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan menurun.

Wakil Kepala SD 66 Kota Jambi, Ilyani Ropida, mengatakan pihak sekolah telah mengimbau para siswa untuk menggunakan masker selama berada di lingkungan sekolah.

Selain itu, siswa diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan sebagai langkah untuk mengurangi risiko terpapar kabut asap.

“Hari ini aktivitas di sekolah kita mengadakan kegiatan Maulid Nabi, tetapi kegiatan ini akan kita percepat mengingat kondisi kabut asap. Kami juga sudah menginstruksikan para siswa untuk menggunakan masker dan sampai hari ini belum ada surat edaran resmi mengenai libur sekolah di tengah kabut,” kata Ilyani.

Ilyani mengatakan, pihak sekolah juga akan mempertimbangkan pengurangan aktivitas belajar mengajar apabila kondisi kabut asap semakin memburuk.

Sekolah berharap kondisi udara segera membaik sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

Para siswa juga diimbau menjaga kondisi kesehatan dengan menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta memperbanyak konsumsi air putih.