Siswi MTs di Cipayung Jaktim Bunuh Diri Diduga Tak Kuat Dibully
·waktu baca 2 menit
Catatan Redaksi: Bunuh diri bukan jalan keluar persoalan kehidupan, segera cari pertolongan atau klik www.healing119.id.

Siswi MTs berusia 13 tahun di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur, tewas gantung diri di rumahnya, Senin (15/9) pukul 17.30 WIB.
"Bullying-nya diduga berbentuk verbal," ujar Neilto Daud Sabati Christian (25 tahun), kakak sepupu korban, Selasa (16/9).
Pada Senin itu, korban sedang di kamar atas (rumahnya 2 tingkat). Kakaknya lagi di rental PS, orang tuanya sedang keluar berbelanja.
Korban ditemukan dalam kondisi tergantung oleh kakeknya yang ke kamar atas usai diminta oleh ibu korban untuk mengajak salat.
Daud pun ditelepon oleh ibu korban yang meminta pertolongan dicarikan ambulans.
Hari ini, Selasa (16/9), korban dimakamkan. "Dikubur oleh saudara-saudara saya di Cipayung," ujar Daud.
Dihubungi terpisah, Kanit Reskrim Polsek Cipayung, Iptu Edy Handoko, membenarkan kejadian bunuh diri itu.
"Betul, yang gantung diri. Jadi informasi dari Binmas, bahwa ada warganya yang meninggal dunia karena gantung diri, saya ke sana cek dengan unit dengan piket ke sana, betul. Namun, pada saat saya ke sana sudah diturunkan sama kakeknya, sama warga situ," kata Edy.
Edy belum mendapatkan informasi soal bullying. "Jadi begini, yang namanya bully itu kan harus terbukti, benar atau enggak?" ucapnya.
