Social Distancing di Inggris Diperlonggar, Dari 2 Meter Jadi 1 Meter

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson berencana membuka kembali pub, restoran hingga perhotelan pada Juli mendatang. Hal tersebut bertepatan juga pada rencana Inggris untuk menerapkan pelonggaran social distancing.
Dilansir Reuters, Selasa (23/6) Boris berencana seperti itu mempertimbangkan tingkat infeksi virus corona terhadap warga Inggris menunjukkan tren penurunan. Hal tersebut juga didukung dengan fakta kecil kemungkinan gelombang kedua persebaran virus corona.
Boris akan melonggarkan kebijakan social distancing, dari jarak semula 2 meter menjadi 1 meter. Warga juga diminta menggunakan masker dan face shield. Ia menyebut, banyak bisnis di Inggris akan buka pada 4 Juli mendatang.
"Hari ini kita bisa bilang bahwa 'hibernasi nasional kita yang begitu panjang segera berakhir," ujar Boris di depan para anggota parlemen Inggris.
Beberapa sektor juga rencananya akan dibuka misalnya salon dan rumah ibadah. Pembukaan itu akan diikuti oleh sebagian besar fasilitas rekreasi dan tempat wisata. Meski begitu, beberapa tempat hiburan malam sampai kolam renang masih ditutup.
Johnson belakangan mendapat tekanan dari Partainya yakni Partai Konservatif hingga sejumlah pengusaha perhotelan. Mereka meminta Boris untuk melonggarkan lockdown di Inggris termasuk kebijakan social distancing dengan jarak 2 meter.
Boris menerima aspirasi pelonggaran social distancing, namun urung mencabut lockdown. Boris khawatir hal tersebut memicu gelombang kedua persebaran virus corona.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
