Sosok Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya Pengganti Ade Ary
·waktu baca 2 menit

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi menunjuk Kombes Pol Budi Hermanto sebagai Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Metro Jaya. Penunjukan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2134/IX/KEP./2025 tertanggal 19 September 2025.
Sebelum dipercaya mengemban jabatan ini, Budi Hermanto menjabat sebagai Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.
Budi Hermanto lahir di Pekanbaru, Riau, pada 10 November 1976. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2000, kemudian melanjutkan pendidikan di PTIK tahun 2007, Sespimmen Polri tahun 2014, serta menuntaskan Magister Kajian Ilmu Kepolisian di Universitas Indonesia pada 2011.
Dalam perjalanan kariernya yang lebih dari 23 tahun, pria yang akrab disapa Buher ini banyak berkiprah di bidang reserse.
Beberapa posisi strategis pernah diembannya, mulai dari Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kapolres Batu (2017), Kapolres Blitar (2019), hingga Kapolresta Malang Kota.
Pada periode Oktober 2020, ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Direktur Reskrimsus Polda Kalimantan Selatan, lalu menduduki posisi Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jawa Timur. Sebelum akhirnya ke Bareskrim Polri, Buher dikenal aktif memimpin sejumlah operasi penegakan hukum.
Atas pengabdiannya, ia menerima berbagai tanda jasa Satya Lencana, di antaranya SL Pengabdian XVI Tahun (2017), SL Kesetiaan 8 Tahun (2007), SL Jana Utama, SL Ksatria Bhayangkara, SL Karya Bhakti, SL Dwidya Sistha, SL Bhakti Nusa, SL Dharma Nusa (Aceh Tsunami 2005 dan Ambon 2007), hingga SL Operasi Kepolisian (2014).
Selain itu, ia juga dianugerahi dua pin emas Kapolri, yang merupakan salah satu penghargaan tertinggi di institusi Polri.
Jadi Kapolresta Malang saat Tragedi Kanjuruhan
Nama Budi Hermanto juga sempat menjadi sorotan saat tragedi Kanjuruhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, 1 Oktober 2022. Saat itu, ia menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota.
Dalam tragedi tersebut, jumlah korban tewas merupakan yang tertinggi dalam sejarah sepak bola Indonesia, yakni mencapai 135 orang. Sedangkan ratusan orang lainnya mengalami luka-luka.
Usai tragedi maut tersebut, Budi Hermanto bersama anggotanya melakukan aksi sujud massal untuk meminta maaf kepada Tuhan dan para korban tragedi tersebut.
Kini, dengan jabatan barunya sebagai Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi menggantikan Brigjen Ade Ary Syam Indradi yang kini dipromosikan sebagai Karo Multimedia Divisi Humas Polri.
