Sri Sultan HB X Kecam Bom di Gereja Katedral Makassar: Semoga Tidak Terjadi Lagi

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Bom bunuh diri terjadi di Gereja Katedral, Jalan Kajoalalido, Ujung Pandang, Kota Makassar, Minggu (28/3) pagi. Peristiwa itu menyebabkan dua terduga pelaku tewas dan 19 masyarakat dilaporkan luka-luka.

Peristiwa memilukan ini juga jadi keprihatinan Gubenur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X (Sultan HB X). Raja Keraton Yogyakarta itu berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

"Saya berharap semoga hal-hal seperti itu tidak terjadi lagilah. Semoga (di) Yogya (juga) tidak terjadi," kata Sultan kepada wartawan di Kepatihan Pemda DIY, Senin (29/3).

Sultan mengatakan teror bom seperti ini bertujuan membuat rasa khawatir masyarakat.

"Ya karena kondisi seperti itu menumbuhkan rasa khawatir, rasa prihatinnya masyarakat yang tidak berdosa," ujarnya.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yulianto. Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Sementara itu, Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto menjelaskan Polda DIY dan jajarannya akan mengamankan setiap kegiatan masyarakat dengan maksimal, tanpa terkecuali.

"Polda DIY dan jajaran semaksimal mungkin akan mengamankan setiap kegiatan masyarakat, baik itu kegiatan keagamaan maupun kegiatan masyarakat lainnya," kata Yuli dalam keterangannya.