Stasiun Gambir dan Senen Ditutup Imbas Demo, KAI Alihkan ke Jatinegara
·waktu baca 2 menit

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta melakukan rekayasa pola operasi, menyusul aksi unjuk rasa yang masih berlangsung di sekitar Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Jumat (29/8).
Sejumlah kereta api jarak jauh (KAJJ) yang biasanya tidak berhenti di Stasiun Jatinegara kini diberlakukan Berhenti Luar Biasa (BLB).
Kebijakan itu ditempuh untuk mempermudah calon penumpang yang kesulitan mengakses Stasiun Gambir maupun Pasar Senen akibat adanya konsentrasi massa dan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan langkah ini dilakukan agar penumpang memiliki alternatif titik keberangkatan.
“Rekayasa pola operasi ini bersifat sementara dan berlaku untuk perjalanan KA pada Jumat, 29 Agustus 2025. Dengan begitu, masyarakat memiliki pilihan titik keberangkatan yang lebih dekat dan strategis, terutama bagi yang berasal dari arah timur Jakarta,” ujar Ixfan dalam keterangan tertulis, Jumat (29/8).
“Hal ini untuk menjaga kenyamanan pelanggan dan kelancaran operasional KA,” lanjutnya.
Sejumlah kereta yang kini berhenti di Stasiun Jatinegara di antaranya:
1. KA 40 Sembrani
2. KA 62 Manahan
3. KA 204 Tegal Bahari
4. KA 122 Cakrabuana
5. KA 90 Gayabaru Malam Selatan
6. KA 270 Matarmaja
7. KA 112 Sawunggalih
8. KA 58f Purwojaya
9. KA 44 Taksaka
10. KA 152 Brantas
11. KA 38 Brawijaya
12. KA 8 Bima
13. KA 300 Cikuray
14. KA 246 Majapahit
15. KA 260 Tawang Jaya
16. KA 36 Gajayana
17. KA 108 Senja Utama Yk
KAI Daop 1 Jakarta juga meminta masyarakat menyesuaikan waktu perjalanan, mengingat potensi kemacetan di beberapa titik menuju stasiun.
“Kami mengimbau kepada calon pelanggan untuk tetap mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” tutup Ixfan.
