Sudirman Said Bicara Kedekatan dengan PKS dan Kans Diusung di Pilgub Jakarta
·waktu baca 3 menit

Eks Menteri ESDM Sudirman Said buka suara soal dirinya yang diajukan DPW PKS Jakarta menjadi salah satu kandidat di Pilgub Jakarta.
Selain Sudirman Said, ada nama petahana Anies Baswedan.
Sudirman Said menjelaskan, dirinya sudah menggelar komunikasi intens dengan PKS. Ia mengatakan, mengenal dengan baik para pimpinan PKS.
"Salah satu parpol yang komunikasinya cukup intens adalah dengan PKS. Sejak awal pendirian PKS, cukup banyak sahabat yang menjadi aktivis maupun pemimpin PKS," kata Sudirman Said ketika dikonfirmasi, Jumat (24/5).
Sudirman Said mengingatkan, dirinya pernah membantu PKS sebagai Dewan Pakar. Artinya, kedekatannya dengan PKS sudah terjalin sejak lama.
"Saya juga pernah membantu PKS sebagai anggota Dewan Pakar. Selama sepuluh tahun terakhir banyak bekerja sama dengan PKS. Pilgub DKI 2017, Pilgub Jateng 2018, Pilpres 2019 hingga Pilpres 2024," ucap Sudirman.
"Selama interaksi dalam bekerja sama tentu telah terjadi suatu 'trust building' satu sama lain," tambah dia.
Serahkan keputusan kepada DPP PKS
PKS belum memutuskan siapa calon yang akan diusung di Pilgub Jakarta. Namun, mereka di antara Anies dan Sudirman.
Menyikapi ini, Sudirman Said menyerahkan apa pun keputusan mereka di Pilgub Jakarta. Ia meyakini, siapa pun calon yang kelak akan diusung, PKS sudah mempertimbangkan dengan matang.
"Bila PKS juga mempertimbangkan saya sebagai salah satu opsi kandidat yang akan diberikan rekomendasi, saya bersyukur. Selebihnya biarkan Pimpinan Tertinggi PKS mengambil keputusan terbaiknya," kata Sudirman
Eks Cagub Jateng ini mengatakan, selama puluhan tahun bekerja bersama, ia meyakini PKS tidak pernah asal mengambil keputusan. Segala keputusan yang diambil selalu akademis dan berjenjang.
"Karena bekerja sama dengan rekan-rekan PKS, saya berkesimpulan bahwa tata kelola dan proses pengambilan strategis di PKS sangat akademis. Pemberi kewenangan antara pengurus wilayah, pengurus pusat, hingga Majelis Syuro sangat tertib," kata Sudirman Said.
"Pada pembahasan Majelis Syuro anggotanya orang-orang pilihan yang punya konstituen kuat. Mereka bersidang memberi pertimbangan yang lebih strategis dan komprehensif," tambah dia.
Sudirman mengatakan, aturan main di PKS sangat ketat. Oleh sebab itu, ia mempercayakan segala keputusan kepada PKS.
"Sering digambarkan oleh teman-teman PKS, begitu ketatnya aturan main, seorang Ketua Majelis Syuro tak bisa sembarangan," ucap Sudirman.
"Bila prosesnya begini, yang menampilkan integritas dan proses yang sangat bermutu dan menjaga fairness," tutup dia.
Sebelumnya Sekretaris Umum DPW PKS Jakarta Abdul Aziz mengatakan, mereka mengajukan nama Anies Baswedan dalam Pilkada Jakarta 2024. Nama ini sudah diserahkan PKS Jakarta ke pengurus pusat.
“Ya benar,” kata Abdul Aziz saat dikonfirmasi oleh kumparan, Kamis (23/5).
Selain nama Anies, PKS Jakarta mengaku mengusung beberapa nama lain.
Saat ditanya, apakah nama Sudirman Said juga masuk dalam daftar nama yang diserahkan kepada DPP, Abdul Aziz tidak membantah.
“Ada beberapa nama lain. Nama lain belum bisa saya publish karena belum terkonfirmasi oleh yang bersangkutan,” kata Abdul Aziz.
