Suharso: Tidak Ada Maksud Saya Tidak Hormati Kiai, PPP Didirikan Ulama
·waktu baca 1 menit

Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa mengklarifikasi polemik pernyataannya yang dianggap menyinggung kiai. Pernyataan Suharso soal amplop untuk kiai itu disampaikan di KPK beberapa waktu lalu.
Suharso menegaskan tak bermaksud tak menghormati para kiai.
“Tidak ada maksud saya tidak menghormati kiai sama sekali. Ini Partai Persatuan Pembangunan itu, kan, didirikan para ulama,” kata Suharso di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (25/8).
Menteri Bappenas ini menuturkan, potongan video yang beredar tidak fair. Sebab, pidatonya tidak berdiri sendiri.
“Apa yang saya sampaikan adalah berkesinambungan dengan apa yang disampaikan Deputi Pendidikan dan Peran serta Masyarakat dan juga Wakil Ketua KPK (Nurul Ghufron),” ungkap Suharso.
“Di lain pihak, saya harus mengingatkan diri saya sebagai salah satu Ketua Stranas pencegahan korupsi. Aneh kalau saya tidak memberikan mendukung dan tidak menerima apa yang disampaikan Pak Nurul Ghufron,” tegasnya.
Lebih jauh, Suharso menekankan pernyataannya dalam rangka edukasi untuk membangun budaya antikorupsi dan memang tajuk acara itu adalah politik cerdas berintegritas terpadu.
“Ini yang penting. Jadi, kemudian pidato saya dipotong, sedemikian rupa, keluar dari konteks, diviralkan. Itu yang tidak fair menurut saya,” tandas Suharso.
