Sultan HB X: ASN DIY Masih Kurang, Ada Formasi Kosong Karena Tak Ada Pelamar

29 April 2025 15:21 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Suasana Raker dan RDP Komisi II DPR RI bersama Mendagri dan sejumlah Gubernur serta Walikota, Selasa (29/4/2025). Foto: YouTube/ TVR Parlemen
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Raker dan RDP Komisi II DPR RI bersama Mendagri dan sejumlah Gubernur serta Walikota, Selasa (29/4/2025). Foto: YouTube/ TVR Parlemen
ADVERTISEMENT
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengungkapkan bahwa jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Daerah DIY saat ini masih belum mencukupi kebutuhan.
ADVERTISEMENT
“Jumlah total ASN Pemda DIY sebanyak 9.153 orang. Jumlah ini belum memenuhi kebutuhan ASN di DIY. Oleh karena itu tahun 2024 DIY mengajukan kebutuhan PNS dan PPPK,” kata Sultan dalam rapat bersama Komisi II DPR RI, Senin (29/4).
Sultan HB X menjelaskan, Pemda DIY mengajukan formasi CPNS sebanyak 378 orang dan PPPK sebanyak 2.617 orang.
Seluruh tenaga honorer yang tercantum dalam database BKN telah diusulkan 100 persen dan telah disetujui oleh Menteri PANRB.
“Keputusan pengangkatan CPNS sebanyak 318 orang ditetapkan pada 30 April 2025 dan telah disetujui oleh MenpanRB pada tahun 2024 telah dilaksanakan proses rekrutmen ASN CPNS dan PPPK,“ sambungnya.
Namun demikian, sebanyak 60 formasi CPNS dinyatakan kosong karena tidak ada pelamar, pelamar tidak memenuhi passing grade, atau mengundurkan diri saat pemberkasan.
ADVERTISEMENT
“Sebanyak 60 formasi CPNS kosong, Karena terdapat formasi yang tidak dilamar tidak memenuhi passing grade, mengundurkan diri saat pemberkasan,” tuturnya.
Antrean ASN Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta saat vaksinasi massal di JEC, Bantul, DIY Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
Adapun hingga saat ini, Pemda DIY tengah menuntaskan proses pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Penyerahan keputusan pengangkatan PPPK tahap pertama dijadwalkan berlangsung pada 2 Mei 2025, dengan jumlah penerima sebanyak 2.361 orang.
Sementara untuk pengadaan PPPK tahap kedua, proses seleksi kompetensi masih berlangsung. Sebanyak 176 peserta mengikuti seleksi reguler, ditambah 4 peserta dari jalur optimalisasi. Proses ini ditargetkan rampung pada bulan September 2025.