Sumanto, Eks Napi Kanibalisme, Divaksin Sinopharm

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
8
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sumanto. dari Desa Pelumutan, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga. Foto: jatengprov.go.id
zoom-in-whitePerbesar
Sumanto. dari Desa Pelumutan, Kecamatan Kemangkon, Purbalingga. Foto: jatengprov.go.id

Masih ingat sosok Sumanto, pria yang mencuri dan makan mayat? Dia juga telah disuntik vaksin corona jenis Sinophram.

Sumanto menjalani vaksinasi di Panti Rehabilitasi Mental Supono Mustajab di Desa Bungkanel, Kecamatan Karanganyar, Purbalingga, Jateng, Sabtu (28/8).

Video penyuntikan vaksin itu tersebar di media sosial. Ia tampak mengenakan baju lengan pendek berwarna merah dan blangkon. Ia tampak mengenakan masker.

"Saya Sumanto sudah divaksin," ujar pria berumur 49 tahun itu dalam video tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Purbalingga Hanung Wikantono mengatakan Sumanto divaksin menggunakan vaksin buatan Sinopharm China National Pharmaceutical.

"Sumanto divaksin menggunakan Sinopharm," ujar Hanung saat kepada kumparan, Minggu (29/8).

Ia berpesan agar mau divaksin corona seperti Sumanto untuk mencegah penularan. "Maka agar kasus COVID-19 tidak menggila lagi, hanya ada dua hal yang bisa dilakukan yaitu prokes dan vaksinasi," imbuhnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendapat ribuan dosis vaksin Sinopharm yang digunakan untuk 69.840 penyandang disabilitas di Jateng.

Aksi kanibalisme Sumanto mengejutkan warga pada 2003. Ia kemudian dihukum selama lima tahun karena aksinya itu. Mulai 2006, ia menjalani rehabilitasi mental.

embed from external kumparan