Suplemen Kesehatan KukuBima Ukir Senyum Anak Bibir Sumbing di Sunter

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
 PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul TBK melalui produk unggulannya, suplemen kesehatan KukuBima, kembali menggelar bantuan operasi bibir sumbing gratis untuk bayi dan anak-anak di Rumah Sakit Hermina Podomoro, Sunter, Jakarta Utara, Selasa (13/6). Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul TBK melalui produk unggulannya, suplemen kesehatan KukuBima, kembali menggelar bantuan operasi bibir sumbing gratis untuk bayi dan anak-anak di Rumah Sakit Hermina Podomoro, Sunter, Jakarta Utara, Selasa (13/6). Foto: kumparan

Kasus penderita bibir sumbing di Indonesia masih terbilang tinggi. Berdasarkan data Kemenkes pada 2019, angka kelahiran bayi dengan bibir sumbing dan langit-langit mencapai 7.500 kasus per tahunnya.

Tak hanya masalah estetika, kelainan ini juga dapat menyebabkan malnutrisi karena anak kesulitan untuk menelan. Inilah yang mendorong PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul TBK melalui produk unggulannya, suplemen kesehatan KukuBima, kembali menggelar bantuan operasi bibir sumbing gratis untuk bayi dan anak-anak di Rumah Sakit Hermina Podomoro, Sunter, Jakarta Utara, Selasa (13/6).

Bekerja sama dengan organisasi nirlaba Smile Train Indonesia, Sido Muncul memberikan donasi sebesar Rp350 juta yang akan digunakan untuk membantu biaya operasi anak-anak penderita bibir sumbing dan langit-langit. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, kepada Country Manager and Program Director Smile Train Indonesia, Deasy Larasati.

Penyerahan pun turut disaksikan oleh Direktur Rumah Sakit Hermina Podomoro, dr. Sri Diana Ginting Suka, MARS, FISQua, jajaran karyawan, serta perwakilan penerima bantuan operasi gratis bibir sumbing dan langit-langit Sido Muncul.

PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul TBK melalui produk unggulannya, suplemen kesehatan KukuBima, kembali menggelar bantuan operasi bibir sumbing gratis untuk bayi dan anak-anak di Rumah Sakit Hermina Podomoro, Sunter, Jakarta Utara, Selasa (13/6). Foto: kumparan

“Saya senang sekali bisa datang dan berpartisipasi dalam kegiatan di Rumah Sakit Hermina hari ini. Semoga ibu-ibu dengan anak bibir sumbing bisa terbantu banyak. Kami juga berterima kasih kepada Smile Train Indonesia yang selalu membantu Sido Muncul sehingga bisa mendapatkan akses untuk membantu anak-anak yang membutuhkan,” ungkap Irwan.

Mengenai pemberian bantuan operasi bibir sumbing gratis, menurut Irwan Hidayat hal ini harus terus dilakukan. Sebab bibir sumbing tidak hanya berpengaruh terhadap penampilan, namun juga masalah lainnya, seperti kemampuan berbicara hingga menelan makanan. Risiko untuk dikucilkan juga dapat berdampak terhadap kesehatan mental anak dengan bibir sumbing.

“Kalau bibir sumbing, bisa dibilang hidupnya akan lebih berat. Makan pun juga susah, sehingga berat badannya pun susah naik, apalagi bila celah langit-langitnya terbuka. Jadi kami berharap semakin banyak perusahaan-perusahaan yang peduli terhadap masalah ini,” jelas Irwan.

Deasy pun mengucapkan rasa syukurnya karena selama setahun belakangan, Sido Muncul selalu mendukung Smile Train Indonesia untuk mengukir senyum anak-anak di Indonesia, terutama penderita bibir sumbing dan langit-langit.

“Sebenarnya masih banyak sekali masyarakat yang belum mendapatkan akses untuk mendapatkan bantuan ini. Jadi inilah kontribusi yang kami harapkan agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses bantuan sehingga semakin banyak anak Indonesia yang cepat mendapatkan bantuan,” tambah Deasy.

Senada dengan Deasy, dr. Sri Diana Ginting Suka pun mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Sido Muncul. Dukungan ini memantik semangat dirinya dan seluruh pihak rumah sakit untuk membantu orang-orang yang membutuhkan.

“Saya mengapresiasi bantuan Sido Muncul untuk pasien bibir sumbing karena value untuk program ini adalah penderita dapat tumbuh dengan masa depan lebih cerah sebagai anak bangsa. Orang tua bahkan hingga tetangga pun akan ikut bahagia karena satu senyuman kembali tercipta lewat bantuan ini,” kata dr. Sri.

Kembalinya senyum anak-anak setelah operasi bibir sumbing

PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul TBK melalui produk unggulannya, suplemen kesehatan KukuBima, kembali menggelar bantuan operasi bibir sumbing gratis untuk bayi dan anak-anak di Rumah Sakit Hermina Podomoro, Sunter, Jakarta Utara, Selasa (13/6). Foto: kumparan

Pada program kali ini, ada 48 anak yang mendapat bantuan operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis di Rumah Sakit Hermina Podomoro. Dua di antaranya adalah Bilal (11 bulan) dan Denaya (1 tahun).

Lita selaku orang tua Bilal sempat kaget dan tidak menyangka anaknya harus menderita bibir sumbing. Ia pun takut anaknya akan diolok-olok ketika beranjak dewasa karena keadaannya.

Apalagi sebagai single parent yang hanya berprofesi sebagai buruh pabrik, ia mengaku bingung mendapatkan biaya untuk operasi anaknya. Bantuan dari Sido Muncul dan Smile Train Indonesia pun menjadi harapan Lita agar buah hatinya bisa meraih masa depan yang lebih cerah.

“Semenjak suami saya meninggal saya bekerja di garment untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Alhamdulillah ibu bidan di daerah saya menyarankan untuk menghubungi Smile Train Indonesia, sekarang anak saya sudah sehat kembali,” ujar Lita penuh haru.

PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul TBK melalui produk unggulannya, suplemen kesehatan KukuBima, kembali menggelar bantuan operasi bibir sumbing gratis untuk bayi dan anak-anak di Rumah Sakit Hermina Podomoro, Sunter, Jakarta Utara, Selasa (13/6). Foto: kumparan

Kekhawatiran yang sama pun dirasakan ibu Denaya, Elin. Hatinya pun semakin teriris ketika mendapat penolakan dari keluarga dekat akibat keadaan anaknya. Namun ia tidak menyerah untuk mencari bantuan dan akhirnya dipertemukan dengan Smile Train Indonesia.

“Berawal dari Facebook, saya bertemu dengan Smile Train Indonesia dan Denaya pun mendapatkan kesempatan untuk operasi bibir sumbing gratis. Sekarang Denaya sedang menunggu operasi kedua di Rumah Sakit Hermina Podomoro. Alhamdulillah kami mendapatkan donasi dari Sido Muncul,” kata Elin.

Sejak 2018, Sido Muncul konsisten menggelar program operasi sumbing bibir gratis dan telah membantu sekitar 350 penderita bibir sumbing dan langit-langit. Tidak berhenti di sini, Sido Muncul pun berkomitmen untuk terus membantu lebih banyak anak-anak yang membutuhkan. Di tahun 2023, Sido Muncul menargetkan 2.000-4.000 orang bisa mendapatkan operasi gratis.

Advertorial ini dibuat oleh kumparan Studio