Survei Kemenhub: 11 Juta Orang Akan Melakukan Perjalanan saat Libur Nataru

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana puncak arus balik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Foto: Akbar Nugroho Gumay/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Suasana puncak arus balik di Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Foto: Akbar Nugroho Gumay/Antara Foto

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengumumkan hasil survei terkait perjalanan atau mobilitas masyarakat di masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang.

Sebelumnya, Kemenhub telah melakukan total tiga kali survei pada Oktober, November, dan juga Desember 2021. Khusus untuk survei terakhir dilakukan usai pengumuman pembatalan PPKM Level 3 di seluruh Indonesia pada momen libur Nataru nanti.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, survei ini diikuti sekitar 49 ribu responden se-Indonesia dan yang terbanyak ada di Jawa-Bali.

"Hasil dari survei ini memperlihatkan bahwa dengan dibatalkan PPKM level 3 di seluruh Indonesia, masih terdapat potensi pergerakan sebesar 7,1% atau 11 juta orang yang akan mobilitas atau melakukan perjalanan," kata Adita dalam keterangan pers virtual terkait perkembangan penanganan COVID-19 nasional di YouTube Lawan Covid19 ID, Kamis (9/12).

Khusus untuk di wilayah Jabodetabek, hasil survei menyebutkan akan ada mobilitas sebesar 7% di masa libur Nataru atau sekitar 2,3 juta orang.

Untuk itu, Kemenhub akan tetap menerapkan sejumlah aturan untuk mengendalikan mobilitas agar tak menyebabkan risiko penularan kasus COVID-19.

Tak hanya itu, nantinya akan ada pembatasan kapasitas yang bervariasi dari tiap moda transportasi di darat, laut, udara, termasuk kereta api.

Seluruh aturan tersebut akan segera dituangkan dalam Surat Edaran Kemenhub dalam waktu dekat.