Survei LSI: Kepuasan Masyarakat Terhadap Kinerja Jokowi Naik, Capai 72,3%

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

Presiden Joko Widodo meninjau langsung pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) di Provinsi Lampung, Sabtu (3/9/2022) Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden
zoom-in-whitePerbesar
Presiden Joko Widodo meninjau langsung pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) di Provinsi Lampung, Sabtu (3/9/2022) Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden

LSI merilis hasil survei terbaru mereka pada Minggu (4/9). Survei ini mengangkat isu 'Kondisi Ekonomi dan Peta Politik Menjelang 2024'.

Survei ini turut membahas kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Jokowi. Hasilnya, kepuasan terhadap kinerja Jokowi naik dan menyentuh angka 72,3%.

"Kepuasan presiden cenderung meningkat dibanding temuan di Mei 2022, saat ini 72,3% merasa puas dengan kerja Presiden Joko Widodo," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam paparan virtual.

Survei kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Jokowi. Foto: LSI

Berdasarkan survei yang diumumkan LSI pada Mei 2022, angka kepuasan terhadap Jokowi hanya 67,5%.

Djayadi kemudian memaparkan beberapa indikator kepuasan masyarakat terhadap Jokowi meningkat.

Faktor paling besar adalah karena Jokowi banyak memberi bantuan kepada rakyat kecil. Kemudian, Jokowi membangun berbagai infrastruktur di daerah.

Sementara faktor yang membuat masyarakat tidak puas terhadap kinerja Jokowi yakni harga bahan pokok meningkat. Selain itu, pemberian bantuan tidak merata hingga angka kemiskinan dan jumlah pengangguran masih banyak menjadi pemicu banyak masyarakat tidak puas dengan kinerja Jokowi.

"Penilaian warga terhadap kondisi ekonomi nasional dan kondisi politik memiliki korelasi positif dan signifikan dengan kepuasan warga terhadap kinerja Presiden," ucap Djayadi.

Survei kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Jokowi. Foto: LSI

Survei LSI ini dilakukan pada 13-21 Agustus. Total ada 1.220 responden dipilih secara random (multistage random sampling).

Margin of error dari ukuran sampel tersebut sebesar +/- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95% (dengan asumsi simple random sampling).

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.

Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check).