Surya Paloh Sebut RUU Perampasan Aset Unik: Kalau Timbulkan Polemik, Untuk Apa?

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/5). Foto: Nasywa Athifah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/5). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh RUU Perampasan Aset sebagai sesuatu yang unik. Ia menyebut ada beberapa pihak yang menekan agar RUU tersebut segera dirampungkan.

“Kalau saya katakan, perampasan aset ini unik, ya kan? Unik sekali menurut saya. Bahkan ada yang memforsir sekali seakan-akan ini penting,” kata Surya Paloh usai acara di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Sabtu (19/9).

Paloh pun mempertanyakan urgensi dari dikebutnya RUU tersebut jika malah memicu polemik.

“Padahal kalau hanya ini bisa menimbulkan polemik, untuk apa?” lanjut Paloh.

Menurut Paloh, energi bangsa harus diarahkan untuk menjaga stabilitas nasional, bukan membahas sesuatu yang menimbulkan keributan.

“Hal yang paling kita jaga adalah jangan energi bangsa ini terbuang untuk polemik demi polemik. Kita harus bisa save the energy. Jaga stabilitas nasional kita,” jelas Paloh.

Lebih jauh, ia meminta masyarakat dan pemerintah mengarahkan perhatian pada hal-hal yang bisa memberikan solusi. Menurutnya, kritik saja tanpa memberikan solusi tidak cukup.

“Salurkan pikiran-pikiran kita, bikin pikiran-pikiran yang kritis, tapi juga solutif. Kan celaka juga hanya mengkritisi, enggak suka, tapi enggak ada jalan keluar. Atau ABS. Dua-dua menurut kita tidak pas itu,” sambungnya.