News
·
27 Februari 2021 22:10

Syarief Hasan: Hanya 1-2 Orang yang Mengatasnamakan Pendiri Demokrat Dorong KLB

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Syarief Hasan: Hanya 1-2 Orang yang Mengatasnamakan Pendiri Demokrat Dorong KLB (206947)
searchPerbesar
Syarief Hasan. Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan
Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Syarief Hasan menanggapi dorongan Kongres Luar Biasa (KLB) yang didorong sejumlah pendiri partai. Syarief mengatakan hanya 1-2 orang yang benar merupakan pendiri Demokrat, sisanya hanya mengklaim diri sebagai pendiri.
ADVERTISEMENT
"Dan saya melihat, laporan yang saya terima orang yang menamakan pendiri itu sebenarnya itu hanya satu dua orang yang lainnya itu bukan pendiri. Hanya memasang label, membikin label memasang di dirinya sendiri," kata Syarief, Sabtu (27/2).
Menurut dia, klaim sebagai pendiri partai merupakan pelanggaran. Sebab, seharusnya pendiri diakui secara sah.
"Itu berarti mereka melanggar karena seharusnya forum komunikasi dan deklarator itu dilakukan secara sah, bukan seperti yang itu," ucapnya.
"Apa yang dilakukan oleh saudara-saudara kita yang lain, itu merupakan salah satu langkah yang melanggar organisasi forum komunikasi dan deklarator sendiri," sambung Syarief.
Lebih lanjut, Wakil Ketua MPR itu menuturkan forum pendiri partai Demokrat yang sah dipimpin Steven Rumangkang yang sudah dikakui Kemenkumham.
ADVERTISEMENT
"Kalau berbicara tentang pendiri, maka secara organisasi sudah ada organisasi, yaitu forum komunikasi pendiri dan deklarator Partai Demokrat. Yang saya tahu pasti ketumnya adalah, Steven Rumangkang, itu yang diakui secara organisasi baik di Partai Demokrat, maupun secara legal oleh Kemenkumham," tutup dia.
***
Simak video menarik di bawah ini:
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020