Tagihan Rp 3,3 Juta yang Bikin Oknum Polisi Beraksi ala Koboi di RM Cafe

kumparanNEWSverified-green

Pelaku penembakan di RM Cafe Cengkareng. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Pelaku penembakan di RM Cafe Cengkareng. Foto: Dok. Istimewa

Seorang anggota polisi dari Polsek Kalideres berinisial CS nekat melepaskan tembakan di RM Cafe, Cengkareng, karena menolak membayar tagihan minumnya.

Penembakan yang terjadi pada Kamis (25/2) dini hari tersebut menyebabkan 3 orang tewas dan 1 lainnya mengalami luka. Satu orang yang tewas adalah Martinus Riski Sinurat, yang merupakan anggota TNI AD.

Menurut informasi yang diterima kumparan, Kamis (25/2), penembakan yang terjadi dini hari itu bermula saat pelaku datang ke kafe tersebut bersama temannya dan memesan sejumlah minuman.

Ilustrasi penembakan. Foto: Shutterstock

Lalu saat kafe akan tutup, pelaku lalu dimintai tagihan minum sebesar Rp.3.335.000, namun ia menolak membayar.

Melihat hal tersebut, Sinurat yang menjadi petugas keamanan kafe kemudian menegur CS, hingga terjadi cekcok. Saat itulah CS kemudian mengeluarkan senjata api dan menembakannya ke arah Sinurat, dan 3 pegawai kafe lainnya.

embed from external kumparan

Tak lama setelah melakukan penembakan, CS meninggalkan kafe. Tak butuh waktu lama untuk mengamankan pelaku. Saat ini ia telah diamankan di Polsek Kalideres.

Insiden penembakan tersebut dibenarkan oleh Kapolres Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo.

"Benar terjadi kasus penembakan yang menyebabkan 3 orang meninggal dunia. Sementara sedang olah TKP dan pendalaman," kata Ady saat dikonfirmasi, Kamis (25/2).