Tak Cuma ke Warga Depok, WN Jepang Juga Tularkan Corona ke Pasien Sekamarnya

kumparanNEWSverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga menggunakan masker berjalan melewati toko kosmetik di Kuala Lumpur, Malaysia. Foto: REUTERS / Lim Huey Teng
zoom-in-whitePerbesar
Warga menggunakan masker berjalan melewati toko kosmetik di Kuala Lumpur, Malaysia. Foto: REUTERS / Lim Huey Teng

Kasus virus corona di Indonesia yang menimpa warga Depok terungkap setelah Malaysia mengumumkan seorang WN Jepang positif corona pada Jumat, 28 Februari 2020. Kemenkes Malaysia menyebut WN Jepang itu merupakan kasus ke-24.

Sebelum dinyatakan positif corona, WN Jepang yang bekerja di Malaysia itu dirawat di sebuah rumah sakit swasta di negeri jiran. Selama perawatan, dia menularkan virus yang diidapnya kepada dua orang, yaitu seorang perawat trainee (kasus ke-27) yang merawatnya dan pasien yang satu kamar dengannya, yang kini menjadi kasus corona ke-29.

Website Kemenkes Malaysia pada 1 Maret 2020 melansir kasus ke-29 sebagai berikut:

Kasus 29 adalah perempuan Malaysia berusia 35 tahun. Dia sebelumnya dirawat di rumah sakit swasta pada 21 Februari 2020 dan ditempatkan di ruang yang sama (twin-sharing room) dengan kasus 24, sebelum kasus 24 dikonfirmasi terinfeksi COVID-19.

Kasus 29 pada awalnya keluar dari RS pada 25 Februari 2020. Dia mulai merasa tidak sehat pada 27 Februari 2020, dengan demam dan batuk, namun dia tidak mencari pengobatan. Selama investigasi penelusuran kontak oleh Dinas Kesehatan Kabupaten, dia diidentifikasi sebagai salah satu yang memiliki kontak dekat dengan kasus 24. Kasus 29 kemudian dites untuk COVID-19 dan dikonfirmasi positif pada 29 Februari 2020. Dia dirawat di bangsal isolasi di Rumah Sakit Sungai Buloh.

kumparan post embed

Warga Jepang tersebut diduga tertular corona saat melakukan perjalanan ke luar negeri. Pada Januari dia pergi ke Jepang, sedangkan pada awal Februari dia pergi ke Indonesia.

Warga Jepang yang merupakan wanita berusia 41 tahun itu saat di Indonesia menularkan corona kepada seorang warga Depok berusia 31 tahun saat mereka menghadiri sebuah event yang sama di Jakarta bersama puluhan orang lainnya.

Warga Depok itu kemudian juga menulari ibunya yang berusia 64 tahun. Keduanya kini dirawat di RSPI Sulianti Saroso dan menjadi kasus 1 dan kasus 2 corona di Indonesia.