Taliban: Kekalahan AS Pelajaran bagi Penjajah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jubir Taliban Zabihullah Mujahid sampaikan keterangan di bandara Kabul, Afghanistan. Foto: Wakil Kohsar/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Jubir Taliban Zabihullah Mujahid sampaikan keterangan di bandara Kabul, Afghanistan. Foto: Wakil Kohsar/AFP

Taliban bersukacita atas angkat kakinya Amerika Serikat dari Afghanistan. Kelompok penguasa Afghanistan tersebut menyatakan, AS sudah kalah.

"Kekalahan Amerika adalah pelajaran besar bagi seluruh penjajah dan bagi masa depan kami," kata jubir Taliban Zabihullah Mujahid seperti dikutip dari AFP.

"Ini juga pelajaran bagi dunia," sambung dia.

Evakuasi tentara Amerika Serikat dari bandara di Kabul, Afghanistan, Senin (30/8/2021). Foto: Aamir Qureshi/AFP

Pernyataan Mujahid disampaikan di Bandara Hamid Karzai Kabul beberapa jam usai pesawat terakhir AS di Afghanistan lepas landas pada Selasa (31/8/2021). Bandara Hamid Karzai merupakan tempat terakhir yang dikuasai AS di Afghanistan.

Sejak berkuasa kembali di Afghanistan, Taliban tidak mau AS berada di Afghanistan melebihi 31 Agustus 2021. Taliban menyatakan, bila AS masih ada di negaranya sampai lewat tenggat waktu maka sama saja dengan perpanjangan penjajahan.

kumparan post embed

AS berada di Afghanistan selama 20 tahun. Awalnya mereka memburu Osama bin Laden yang diduga disembunyikan oleh Taliban.

Setelah Osama tewas, AS memutuskan tetap berada di Afghanistan untuk membantu dan melatih pemerintah melawan Taliban dan kelompok teroris lain.